Breaking News
  • Ledakan truk minyak di Pakistan tewaskan ratusan orang
  • Obama tinggalkan Bali menuju Yogyakarta
  • Pascalebaran harga cabai di Minahasa Rp120.000/kg
  • Presiden Jokowi terima GNPF-MUI di Istana Merdeka
  • Wapres dampingi Presiden Jokowi open house di Istana
0 comments, 25/12/2016, by Redem Kono

Batu-batu kerikil yang biasa mereka kumpulkan selama ini, yang kemudian dijual ke para sopir truk, tak lagi tersedia. Lahan tempat batu-batu itu berada telah disulap menjadi parade bangunan mewah nan hiruk-pikuk. Read more...

0 comments, 27/11/2016, by Redem Kono

Dalam puisi-puisinya ini, Yosman menulis pengalaman eksistensialnya dalam bungkusan ziarah fisik dan ziarah batin. Read more...

0 comments, 13/11/2016, by Redem Kono

Dalam puisi-puisinya ini, Yosman menggulati dirinya dalam hubungannya dengan Tuhan, kata, peristiwa, dan kesendiriannya. Read more...

0 comments, 16/10/2016, by Redem Kono

Dalam puisi-puisinya ini, Yohanes Arlindo mengungkapkan sisi Maria, Ibu Yesus dalam kepercayaan Katolik untuk berbicara tentang spiritualitas doa. Read more...

0 comments, 02/10/2016, by Redem Kono

Dalam puisi-puisi berbobotnya ini, Gusty Fahik mengulas penderitaan, negara, dan realitas kota Jakarta. Read more...

0 comments, 18/09/2016, by Redem Kono

Dalam dua puisinya ini, Santi Sima Gama mengangkat tema tentang hati dan Tuhan. Hati ibarat rumah dan Tuhan adalah pemberi pesan yang setia bagi perjalanan manusia. Read more...

0 comments, 15/09/2016, by Simon Leya

Aku bertempur melawan kabut, ah, bukan bertempur tapi memeluknya pagi hingga malam. Lalu aku menghirup aroma rumput samping kapela sambil menghitung tangkai-tangkai cemara pada rembang petang. Read more...

0 comments, 04/09/2016, by Redem Kono

Dalam puisi-puisinya ini, Joan Udu merefleksikan tentang hidup, takdir, persahabatan, dan Tuhan. Read more...

0 comments, 18/08/2016, by Valens Daki-Soo

Jika damai telah jadi api abadi. Pancasila bukan sekadar jampi-jampi. Pembukaan UUD 45 tak hanya kata mati. Baru kita bisa teriak dengan gagah berani: Merdeka! Read more...

0 comments, 17/08/2016, by Simon Leya

Setiap kali saya mendengar lagu mahakarya H. Mutahar dinyanyikan, setiap kali pula sukma saya membara dibakar gelora semangat membela negara berkobar-kobar di sanubari saya. Read more...