Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

Mengisi Kemerdekaan

Article image
0 comments, 20/06/2018, by Redem Kono
Banyak mengartikan kemerdekaan Indonesia telah paripurna, selesai. Tetapi sebenarnya satu tugas besar menanti: mengisi kemerdekaan itu. Karena Indonesia telah merdeka dari penjajah, tetapi belum merdeka untuk hidup baik secara lahir dan batin.
0 comments, 18/06/2018, by Redem Kono

Seseorang selalu terkesan dengan “kosakata” (pandangan) yang ditawarkan oleh mitra bicaranya. Ia selalu siap terlibat dalam intersubjektivitas (percakapan antar subjek) yang saling menghormati “kosakata-kosakata” yang lain. Read more...

0 comments, 01/06/2018, by Redem Kono

Pancasila memiliki ciri keluasan dan kedalaman: Keluasannya seluas alam pikiran pikiran filsafat bangsa Indonesia; dan mempunyai kedalaman pengertian sedalam jiwa dan hasrat sedalam-dalamnya dari bangsa Indonesia. Read more...

0 comments, 16/04/2018, by Redem Kono

Kita harus tetap menjaga karakter orisinal bangsa. Indonesia yang Berjaya adalah Indonesia yang bangga akan karakter Pancasilais. Karena jika kita kehilangan karakter bangsa, kita dapat mengalami kehilangan jati diri. Read more...

0 comments, 10/04/2018, by Redem Kono

Pancasila selalu terbuka kepada pemaknaan baru karena kekayaannya seperti sumur tanpa dasar dan lautan tanpa batas. Read more...

0 comments, 09/04/2018, by Redem Kono

Solidaritas meluas kepada kepada orang lain. Keyakinan bahwa semua orang bisa menderita atau mendapat penghinaan membentuk sebuah kelompok imajinatif yang solider. Read more...

0 comments, 06/11/2017, by Redem Kono

Solidaritas menggunakan kekuatan naratif-persuasif, bukan teoretis-argumentatif. Solidaritas bukan teori, tapi aksi nyata membantu orang lain lepas dari kesulitannya. Read more...

0 comments, 23/08/2017, by Redem Kono

Karena mendiamkan sesuatu yang salah tidak lain adalah membenarkan kesalahan tersebut. Read more...

0 comments, 21/08/2017, by Redem Kono

Dan untuk masuk ke dalam hubungan yang penuh cinta dengan orang lain, seseorang dituntut untuk melepaskan semangat yang membuat dirinya menjadi pusat segala sesuatu. Read more...

0 comments, 16/08/2017, by Redem Kono

Malam hari di Rengasdengklok selanjutnya adalah malam bersama langit Nusantara yang melanjutkan berkah para leluhur dan Ibu Pertiwi. Soekarno-Hatta menyerap berkah itu sambil membesarkan hati. Read more...

0 comments, 15/08/2017, by Redem Kono

Perbincangan tanpa antitesis akan membuat sebuah dialog tidak memiliki kesuburan yakni tidak memunculkan ide, gagasan baru yang kreatif-inovatif-solutif untuk Indonesia. Read more...

0 comments, 11/08/2017, by Redem Kono

Soekarno dengan jelas memperkirakan Indonesia setelah kemerdekaan: kita akan mempertahankan kemerdekaan melawan sesama bangsa kita sendiri! Read more...

0 comments, 10/08/2017, by Redem Kono

Sejarah kita adalah sejarah nusantara yang tidak boleh disusupi oleh kepentingan ideologis religius-sekular, karena bertentangan dengan jati diri ke-nusantaraan Indonesia. Read more...

0 comments, 09/08/2017, by Redem Kono

Kebenaran tidak ditemukan. kebenaran dicari melalui subjek yang terlibat dalam diskusi. Kebenaran bersifat terbuka, karena ia lahir dari orang-orang yang membuka diri terhadap kebenaran yang lainnya. Read more...

0 comments, 05/08/2017, by Redem Kono

Toleransi positif memberikan perhatian maksimal dengan mengusahakan kondisi-kondisi yang adil bagi orang lain untuk hidup sesuai keunikan identitas diri dan kelompok. Read more...

0 comments, 22/06/2017, by Redem Kono

Saling mencinta akan mencapai kepenuhannya jika ada pertemuan adiluhung antara ajaran cinta dan perwujudan cinta melalui perbuatan-perbuatan baik. Read more...