Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KESEHATAN (Terkena) Asam Urat, Begini Cara Mengatasinya 20 Jul 2018 06:00

Article image
Penyakit Asam Urat mengancam kesehatan tubuh. (Foto: Ist)
Cara mengatasi Asam Urat yakni dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur.

ASAM URAT merupakan salah satu penyakit berbahaya. Asam Urat adalah asam yang berbentuk kristal-kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (bentuk turunan nukleoprotein) yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat pada inti sel-sel tubuh. Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua makanan dari sel hidup.

Umumnya makanan sumber dari produk hewani dan beberapa produk tumbuhan biasanya mengandung purin sangat tinggi. Jika mengonsumsi makanan ini tanpa perhitungan, jumlah purin dalam tubuh dapat melewati ambang batas normal dan dapat memicu kambuhnya Asam Urat.

Penyakit Asam Urat umumnya menyerang persendian (siku, pergelangan tangan, tumit, dengkul, jari tangan, jari kaki) ketika bangun tidur pagi hari ataupun pada saat malam hari. Bila badan terasa kesemutan, linu, ngilu, nyeri, hingga meradang atau membengkak berarti Asam Urat semakin parah. Jika tidak dicegah, Asam Urat dapat menyebabkan lumpuh “tidak bisa bergerak” dan memicu pengapuran tulang.

Bagaimana cara mengatasinya?

Cara mengatasinya dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur. Yang pertama adalah menghindari makanan, dan minuman tertentu. Yang terdeteksi Asam Urat sebaiknya menghindari kacang-kacangan, makanan bersantan/makanan yang digoreng/makanan berlemak, buah tertentu (kelapa, durian, nanas), sayuran tertentu (kangkung, daun singkong, bayam, kembang kol, buncis), produk olahan susu (keju, krim, es krim), daging (bebek, kambing, sapi), seafood (udang, kepiting, cumi, kerang) dan jeroan (otak, paru, usus, hati, limpa, babat). Sedangkan jenis minuman yang dihindari seperti bir, minuman bersoda, jus kemasan dan minuman berkafein tinggi.

Selain itu, terdapat sayuran dan buah-buahan yang harus dikonsumsi untuk mencegah Asam Urat dalam tubuh, seperti tomat, sawi putih, sawi hijau, labu kuning, jahe, belimbing wuluh, buah naga, jeruk, pepaya, stroberi, kentang, pisang, singkong dan ubi.

Penderita Asam Urat juga disarankan untuk melatih dan menguatkan persendian. Senam ergonomik, jalan santai, renang, yoga dan bersepeda dapat dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit ini.

Selamat mencoba. Pastikan Asam Urat tidak mengancam kesehatan Anda.

---Hendrik Penu

Komentar