Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KULINER 10 Kuliner Khas Flores Siap Manjakan Lidah Anda 16 Oct 2017 11:20

Article image
Daging ikan Tongkol bakar siap saji dari Flores. (Foto: Ist)
Dari Kota Labuan Bajo hingga ujung timur Kota Larantuka, Pulau Flores memiliki sejumlah kuliner khas yang siap memanjakan lidah Anda.

PULAU Flores di Nusa Tenggara Timur sering hanya dikenal memiliki destinasi alam yang luar biasa. Padahal, Flores memiliki wisata kuliner yang gurih. Dari Kota Labuan Bajo hingga ujung timur Kota Larantuka, Pulau Flores memiliki sejumlah kuliner khas yang siap memanjakan lidah Anda.

Berikut sejumlah makanan khas pulau Flores seperti dikutip dari idntimes.com:

Daging Se’i atau Daging Asap

Untuk memasak kuliner ini dibutuhkan waktu yang cukup lama karena diolah dengan cara diasapkan dengan kayu bakar. Karena daging tersebut dipanggang dengan bara api yang berada agak jauh dari daging; bukan lidah api yang mematangkan masakan tersebut melainkan asap panas. Biasanya daging yang digunakan untuk hidangan yang satu ini adalah daging sapi dan daging babi bahkan akhir-akhir ini juga menggunakan daging ikan.

Salah satu kelebihan daging Se’i  yakni usai diasapkan daging tersebut sudah dapat dinikmati dengan cara diiris tipis. Apabila ingin disimpan selama beberapa hari kemudian, maka daging Se’i  harus digoreng atau dimasak dalam tumisan bunga pepaya dan sayur-sayuran lainnya.

Jagung Katemak

Jagung catemak merupakan makanan khas Flores yang berbahan dasar jagung, labu, dan kacang hijau. Secara fisik, jagung catemak menyerupai kolak. Namun rasa jagung catemak cenderung asin dan gurih.

Jagung Bose

Mirip dengan catemak, jagung bose menjadi hidangan khas masyarakat Flores. Bahan dasar bose terbuat dari jagung, dengan tambahan kacang merah.

Rumpu Rampe

Selain makanan berbahan dasar jagung, Flores juga punya hidangan lain yang terbuat dari daun ubi dan daun pepaya. Rumpu rampe namanya. Banyak ditemukan di Maumere, rumpu rampe biasanya dimakan dengan ikan bakar.

Kue Rambut

Bertekstur gurih dan renyah, kue rambut menjadi kudapan khas masyarakat Nusa Tenggara Timur. Tak heran jika kudapan ini banyak ditemukan di pusat oleh-oleh khas di Flores. Kue rambut sendiri terbuat dari tepung beras, nira, gula, garam, dan air.

Jagung Titi

Selain jagung catemak dan jagung bose, Flores masih punya jagung titi yang jadi makanan favorit di sana. Biasanya, jagung titi dijadikan teman minum kopi saat pagi maupun sore hari.

Kolo

Kolo atau nasi bambu merupakan nasi bakar yang dimasak dalam sebilah bambu. Bambu yang dipakai adalah bambu muda dengan panjang sekitar 30 sentimeter.

Ubi Nuabosi

Makanan ini berasal dari Ende, Ubi Nuabosi merupakan sejenis umbi-umbian yang diolah dengan berbagai macam seperti direbus, digoreng atau dibakar. Masyarakat Flores biasanya menyantap ubi Nuabosi dengan ikan asin dan sambal goreng.

Tongkol Bakar

Kuliner ini terbuat dari ikan Tongkol yang diolah dengan cara dibakar, disajikan dengan kuah santan. Kuliner ini lebih banyak ditemukan di Ende. Untuk mendapatkan hasil yang gurih, kuliner ini biasanya diberikan rempah-rempah khas Ende yang dapat dinikmati dalam keadaan panas atau hangat disajikan untuk waktu makan siang.

Moke atau Sopi

Moke putih merupakan minuman yang dihasilkan dari sadapan nira pohon lontar atau buah enau, dan memiliki rasa yang manis. Sedangkan Moke Hitam tidak memiliki warna hitam yang sesungguhnya namun berwarna putih dan agak kuning. Moke hitam merupakan hasil penyulingan dari moke putih, biasanya minuman ini disajikan pada saat acara tertentu seperti acara adat dan syukuran.

---Elisabeth Sylvie

Komentar