Breaking News

EKONOMI 10 Orang Terkaya RI Per Desember 2019 Versi Forbes 05 Dec 2019 14:59

Article image
Tampilan depan Majalah Forbes. (Foto: Forbes)
Hartono bersaudara menempati urutan teratas selama 11 tahun berturut-turut, dengan nilai kekayaan bersih sebesar US$ 37,3 miliar.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Majalah Forbes kembali merilis daftar orang terkaya. Berdasarkan data Forbes periode Desember 2019, sebagaimana dikutip CNBC Indonesia (5-12-2019), total kekayaan bersih para pengusaha Indonesia naik US$ 5,6 miliar atau setara dengan Rp 78,40 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$) dari tahun sebelumnya, menjadi US$ 134,6 miliar atau Rp 1.884 triliun.

Total aset gabungan 50 orang terkaya di Indonesia terus meningkat tahun ini. Kenaikan tersebut didorong oleh kenaikan kekayaan dari 24 orang dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes.

Hartono bersaudara menempati urutan teratas selama 11 tahun berturut-turut, dengan nilai kekayaan bersih sebesar US$ 37,3 miliar, seiring dengan naiknya harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Di tempat kedua adalah keluarga Widjaja, yang terdiri dari beberapa pewaris Grup Sinar Mas, dengan total kekayaan bersih US$ 9,6 miliar. Pendiri Grup Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja meninggal di bulan Januari lalu. Tahun lalu, Eka Tjipta menempati peringkat ketiga dengan kekayaan sebesar US$8,6 miliar.

Taipan dengan kenaikan aset terbesar tahun ini adalah Prajogo Pangestu yang memiliki bisnis utama di bidang petrokimia dan energi.

Prajogo melonjak tujuh peringkat ke urutan ketiga dengan kekayaan bersih US $7,6 miliar, dari US $3 miliar tahun lalu. Kenaikan aset tersebut seiring dengan optimisme investor pada prospek perusahaan yang mengerek harga saham Barito Pacific.

Pengusaha lain yang kekayaannya melonjak signifikan adalah Boenjamin Setiawan (nomor 8). Nilai aset bersih pendiri Kalbe tersebut naik 36% menjadi US$4,35 miliar.

Harga saham operator rumah sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), yang merupakan perusahaan holding terbesar kedua milik Boenjamin, melonjak dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir setelah mengakuisisi tujuh rumah sakit di Indonesia. Mitra Keluarga sekarang mengoperasikan 28 rumah sakit di seluruh Indonesia.

Ada lima pendatang baru dalam daftar tahun ini, di antara lima orang baru tersebut adalah Winarko Sulistyo (No. 27, US$1,2 miliar), yang menjual 45% saham produsen kertas kemasan PT Fajar Surya Wisesa ke Siam Cement Thailand pada bulan Mei seharga US$ 557 juta, serta penggemar mobil Ferrari yang juga pengusaha konstruksi Donald Sihombing (No. 34, US$970 juta).

Donald adalah pendiri dan presiden direktur PT Totalindo Eka Persada, perusahaan konstruksi yang membangun hotel Four Seasons di Jakarta

Selain keluarga Widjaja, ada dua pendatang baru lainnya yang masuk dalam daftar menggantikan mereka yang meninggal. Keluarga Ciputra (No. 25) mewarisi kekayaan taipan properti Ciputra senilai US$1,3 miliar. Ciputra meninggal pada bulan November pada usia 88 tahun.

Keluarga Hamami (No. 46, US$ 660 juta) menggantikan almarhum Achmad Hamami, mantan pilot jet yang mendirikan Tiara Marga Trakindo yang merupakan distributor alat berat merek Caterpillar.

Nama pengusaha tekstil Iwan Lukminto kembali masuk dalam daftar Forbes di No. 50 dengan US$ 585 juta, setelah satu tahun absen.

Meskipun nilai tukar rupiah dan pasar saham Indonesia masing-masing naik tipis sebesar 1,5% dan 1,6% dibanding tahun lalu, sebanyak 20 pengusaha dalam daftar Forbes mengalami penurunan nilai aset bersih, di antara mereka adalah Susilo Wonowidjojo yang kekayaannya turun $2,6 miliar dan tergelincir ke No. 4 dari No. 2.

Harga saham Gudang Garam milik Susilo turun setelah di bulan September lalu pemerintah mengumumkan akan menaikkan cukai rokok sebesar 23% tahun depan.

Berikut ini daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes:

1. R. Budi & Michael Hartono; US$37,3 miliar
2. Widjaja family; US$ 9,6 miliar
3. Prajogo Pangestu; US$ 7,6 miliar
4. Susilo Wonowidjojo; US$ 6,6 miliar
5. Sri Prakash Lohia; US $5,6 miliar
6. Anthoni Salim; US$5,5 miliar
7. Tahir; US$4,8 miliar
8. Boenjamin Setiawan; US$ 4,35 miliar
9. Chairul Tanjung; US$ 3,6 miliar
10. Jogi Hendra Atmadja; US$ 3 miliar

--- Simon Leya

Komentar