Breaking News

REGIONAL Adakan Kunker Perdana 2020, Komisi III DPRD Ende Langsung Sidak RSUD Ende 08 Jan 2020 11:29

Article image
Komisi III DPRD Ende berpose bersama usai melakukan sidak ke RSUD Ende. (Foto: bhayangkarautama.com)
“Kami menyerap aspirasi dari masyarakat bahwa banyak pasien peserta BPJS membeli obat di luar RSUD Ende. Sampai kapan hal ini berakhir dan langkah apa yang dilakukan RSUD Ende dalam menyikapi persoalan ini?" tanya Bento.

ENDE, IndonesiaSatu.co-- Komisi III DPRD Ende melakukan kunjungan kerja pertama di awal tahun 2020 ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende, Senin (6/1/20).

Adanya kunker Komisi III DPRD ke RSUD Ende tersebut guna memastikan sejauh mana sistem pelayanan kepada pasien yang dilakukan Manajemen Rumah Sakit Umum Ende terhadap pasien yang melakukan perawatan di rumah sakit milik pemda tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Ende, Vinsen Sangu, bersama anggota Komisi III lainnya saat tiba di RSUD Ende, langsung diterima oleh Direktris RSUD Ende, dr. Aries Dewi Lestari dan sejumlah stafnya.

Di RSUD Ende, anggota Komisi III DPRD Ende melakukan sidak di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Ruang Nivas dan sejumlah ruangan rawat inap lainya.

Dari hasil sidak Komisi III DPRD Ende, ditemukan bahwa ruangan IGD RSUD Ende sangat tidak layak dan butuh untuk dibenahi kembali.

Dalam kunker itu, anggota Komisi III DPRD Ende Mahmud Bento Djegha, juga menanyakan terkait pelayanan obat-obatan di RSUD Ende, karena banyak aspirasi yang masuk ke Dewan selama ini bahwa banyak pasien peserta BPJS membeli obat di luar RSUD Ende.

“Kami menyerap aspirasi dari masyarakat bahwa banyak pasien peserta BPJS membeli obat di luar RSUD Ende. Sampai kapan hal ini berakhir dan langkah apa yang dilakukan RSUD Ende dalam menyikapi persoalan ini?" tanya Bento.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, untuk pasien yang mengantongi Kartu BPJS dan KIS, mestinya tidak perlu membeli obat di luar lagi, karena sangat membebankan pasien tersebut.

Menyikapi adanya kunjungan Komisi III DPRD Ende ke RSUD Ende, Direktris RSUD Ende dr. Aries Dewi Lestari, menyambutnya dengan baik.

"Kami mengapresiasi atas kunker ini. Bagaimanapun Komisi III adalah mitra kerja RSUD Ende. Jika ada kekeliruan tentu dapat membantu RSUD Ende lebih baik lagi dalam melayani masyarakat," kata dr. Aries.

Menanggapi persediaan obat-obatan di RSUD Ende, ia memastikan masih mencukupi untuk enam bulan ke depan. Sedangkan untuk memudahkan pelayanan publik, RSUD Ende telah membangun tiga tempat pelayanan obat bagi pasien yang di rawat di RSUD Ende.

"Sekarang pasien tidak perlu jauh-jauh lagi dalam mengambil obat, ataupun langsung dihantar petugas farmasi yang ada di Depot obat yang disediakan ke ruangan rawat inap pasien," jelasnya.

--- Guche Montero

Komentar