Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

AKSI CSR AGP Serahkan Masjid ke Warga Ulim 09 Jun 2017 06:15

Article image
Pembina Artha Graha Peduli (AGP) Teuku Ashikin (pertama dari kiri), pendiri AGP Tomy Winata (dua dari kiri) menyerahkan berkas pembangunan kepada Teungku Imuem Mukim. (Foto: Ist)
Pendiri Artha Graha Peduli Tomy Winata dalam sambutannya menghaturkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mempersiapkan semua kegiatan sehingga masjid ini selesai sesuai dengan janji.

ULIM, IndonesiaSatu.co --  Pendiri Artha Graha Peduli (AGP) Tomy Winata menyerahkan Masjid Al-Kautsar kepada warga di Gampong Nanggroe Timur, Kecamatan  Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/6/2017).

“Semoga Masjid Al-Kautsar ini dapat digunakan dan dimanfaatkan serta dirawat oleh masyarakat untuk melaksanakan ibadah. Apalagi di bulan suci Ramadan ini di mana tempat ibadah sering digunakan untuk aktivitas keagamaan,” ujar Tomy, Selasa (7/6/2017) di Ulim.

Dalam sambutannya Tomy menghaturkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mempersiapkan semua kegiatan hingga masjid ini selesai sesuai dengan janji. Disebutkan, masjid ini dibangun kembali setelah terjadi gempa bumi Pidie Jaya pada 7 Desember 2016. Masjid berlantai dua selesai dibangun dalam waktu empat bulan 16 hari.

“Saya berharap warga dapat beribadah lebih khusyuk lagi,” tutur Tomy  yang ikut di-peusijuek (tepung tawar) oleh  ulama karismatik Aceh Teungku Usman Kuta Krueng.

Sebelumnya, Bupati Pidie Jaya Teungku Aiyub Abbas  dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada Artha Graha Peduli yang telah memberikan jalan sehingga pembangunan masjid di Pidie Jaya dapat terlaksana. Dikatakan, pihaknya membutuhkan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi.

“Semoga dengan terbangunnya Masjid Masjid Al-Kautsar ini masyarakat Pidie Jaya khususnya masyarakat Kecamatan Ulim lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” harap Aiyub yang meresmikan masjid yang berada di sisi jalan Banda Aceh-Medan itu.

Aiyub menuturkan, dari sejumlah meunasah dan masjid yang rusak akibat gempa bumi, hanya Masjid Al-Kautsar yang selesai dibangun tepat waktu. Sisanya masuk tahap pembangunan atau hanya peletakan batu pertama.

Aiyub mengingatkan jika sampai tahun depan tak turun dana APBN untuk membangun meunasah dan masjid yang rusak, maka akan dibangun dengan APBK seadanya.

Peresmian masjid ini dihadiri juga gubernur Aceh terpilih Irwandi Yusuf yang meminta masyarakat setempat untuk merawat, menjaga serta memakmurkannya.

"Inilah doa panjang dari masyarakat Ulim sehingga Allah SWT membangun kembali masjid ini," ucap Irwandi.

Koordinator Pembangunan Al-Kautsar Irjen Pol (Purn) Teuku Ashikin melaporkan, pembangunan masjid ini dilakukan setelah diadakan supervisi oleh AGP hingga perencanaan hingga desain dilakukan grup Artha Graha. Pembangunan masjid ini juga melibatkan warga setempat.

"Alhamdulillah, atas perhatian serius Pak Tomy, kita dapat menyelesaikan dalam waktu yang tepat sehingga warga di sekitar ini sudah bisa shalat tarawih dan Idul Fitri mendatang," kata Ashikin yang juga mantan Kapolda Bali dan Gubernur Akpol.

Proses pembangunan masjid ini dimulai dengan peletakan batu pertama pada 16 Januari 2017 dengan luas 20 x 24 meter serta diperkirakan dapat menampung 500 jamaah.  

--- Simon Leya

Komentar