Breaking News

BERITA Ajak Perangi Covid-19, Restu Hapsari: Mari Berjuang Bersama dengan Optimis 30 Mar 2020 15:34

Article image
Staf Teknis Menteri Sosial RI dan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP), Restu Hapsari . (Foto: jpnn)
"Selain masalah kesehatan, wabah yang sudah menjadi bencana nasional ini juga berkaitan dengan keselamatan (bangsa) dan aspek kemanusiaan bagi segenap warga negara (bonum commune). Semoga situasi ini segera teratasi dengan baik," harap Restu.

JAKARTA, IndonsiaSatu.co-- Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Taruna Merah Putih (DPP TMP), Restu Hapsari turut menyatakan seruan moral berupa ajakan solidaritas gerakan kemanusiaan guna memerangi bersama dan meminimalisir dampak wabah pandemik Corana Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terus meningkat di belahan dunia, termasuk Indonesia.

"Harus bergerak dengan optimis dan penuh kesadaran sesuai protokol penanganan. Antar-negara dan antar-warga masyarakat harus saling bantu, gotong-royong, sukarela, dan tetap waspada. Kesadaran dan tanggung jawab bersama akan membangkitkan rasa optimis dan solidaritas, sehingga dapat meminimalisir keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat, juga menyikapi pandemik ini dengan fasilitas yang telah direkmendasikan," ungkap Restu, Minggu (29/3/20) seperti dilansir Genial.id.

Staf Teknis Menteri Sosial RI ini mengapresiasi upaya Pemerintah Pusat dan Daerah yang telah berjuang mencegah dan menangani pandemik ini melalui berbagai kebijakan dan alokasi anggaran baik yang bersumber dari APBN maupun APBD.

"Mengingat masyarakat yang terdampak juga sangat besar, tentu tidak cukup memadai. Indonesia dengan penduduk sekitar 270 juta jiwa sangat berpotensi terdampak dengan angka signifikan. Maka, solidaritas dan gotong-royong harus menjadi spirit gerakan bagi bangsa ini dalam menghadapi dan mengatasi pandemik ini," nilai Restu.

Mantan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI ini menegaskan bahwa sangat penting untuk terus memberikan edukasi dan penyadaran bagi masyarakat tentang protokol penangan pandemik Covid-19 ini.

"Edukasi dan penyadaran menjadi hal yang penting bagi masyarakat agar dapat mengetahui dan memahami potensi dan gejala penularan virus ini, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan (preventif) dan tidak menjadi sumber penularan bagi yang lain. Hal ini tentu berkaitan dengan habitat dan kebiasaan masyarakat dalam setiap aktivitas sehari-hari," katanya.

Terkait kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat terhadap setiap instruksi dan kebijakan pemerintah, Restu berharap agar masyarakat dapat mematuhi protokol yang dianjurkan pemerintah melalui gugus tugas penanganan Covid-19.

"Pemerintah tentu mempertimbangkan skala prioritas di setiap kebijakan. Selain masalah kesehatan, wabah yang sudah menjadi bencana nasional ini juga berkaitan dengan keselamatan (bangsa) dan aspek kemanusiaan bagi segenap warga negara (bonum commune). Semoga situasi ini segera teratasi dengan baik," harap Restu. 

--- Guche Montero

Komentar