Breaking News

TEKNOLOGI INFORMASI Akademisi: Media Sosial Pengaruhi Pembuatan Keputusan 10 Jul 2019 07:16

Article image
Berbagai fitur media sosial. (Foto: Ist)
Penggunaan media sosial dapat berfungsi sebagai diplomasi publik. Media sosial merupakan soft power untuk mempengaruhi audiens dalam membuat keputusan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Penggunaan media sosial dapat berfungsi sebagai diplomasi publik. Media sosial merupakan soft power untuk mempengaruhi audiens dalam membuat keputusan. 

"Keberhasilan diplomasi ditandai banyaknya respons suka dan komentar pada gambar dan keterangan gambar yang dibuat," ujar Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Prof Sutrisnas Wibawa Sutrisna dalam seminar kebahasaan di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Dengan media sosial pula, pemerintah dapat berinteraksi dengan pesan pada platform yang sama dan dapat mendorong audiens untuk menyebarluaskan konten, dan membuat jaringan di kalangan mereka sendiri. Karena itu keberadaan Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan di media sosial dipandang sangat tepat.

Guru Besar Filsafat Jawa UNY itu berharap konten positif mengenai kebahasaan dan kesusastraan yang disebarluaskan lebih menggaet generasi milenial, yaitu generasi Y (lahir sekitar 1980 sampai 1995) dan generasi Z (lahir sekitar 1995 sampai 2010).

"Media sosial memang dirancang bukan untuk hal-hal serius dan berat. Tetapi kita juga bisa menggunakannya sebagai media mencari dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Cuma kemasannya, penyajiannya harus dibuat ringan dan menyenangkan," kata Sutrisna.

--- Redem Kono

Komentar