Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

KEAMANAN AKBP Juang Andi Priyanto, SIK, SH, M.Hum: Tips Mudik Laka “Nol Persen” 11 Jun 2018 06:27

Article image
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Juang Andi Priyanto, SIK, SH, M.Hum. (Foto: Tribratanews Polri)
Para pemudik harus menyiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik maupun psikis agar perjalanan berlangsung lancar dan aman. Anda perlu mengetahui dan mempraktikkan tips mudik agar terhindar dari kecelakaan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Mudik selalu memakan korban. Jumlah korban kecelakaan lalu lintas (laka) tidaklah kecil. Meskipun jumlah kecelakaan transportasi darat dua tahun terakhir menurun, namun   kematian yang mencapai ratusan orang patut mendapat perhatian yang serius.

Menurut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), angka kecelakaan transportasi darat pada masa mudik Lebaran 2016 menurun dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Penurunan angka kecelakaan itu sekitar 12,65 persen dibanding mudik 2015.

“Ini karena pengguna berpindah moda transportasi,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenhub Sugihardjo saat konferensi pers di gedung Kementerian Perhubungan, Rabu, 13 Juni 2016.

Pada Lebaran 2016, pengguna cenderung memilih pesawat terbang karena harga tiket tak lagi mahal dan banyak yang memiliki kendaraan pribadi akibat maraknya mobil murah. Ini membuat bus AKAP ditinggalkan.

Jumlah kecelakaan mudik Lebaran 2017 menurun. Data pada Korlantas menunjukkan jumlah kecelakaan turun 30,4 persen, dari 4.551 pada mudik Lebaran 2016 menjadi 3.168 kecelakaan pada 2017. Jumlah korban kecelakaan juga turun.

Korban meninggal pada 2017 turun 41,2 persen, dari 1.261 orang menjadi 742 orang. Korban luka berat turun 40,2 persen dari 1.148 orang menjadi 687 orang. Korban luka ringan turun 23,4 persen atau dari 5.697 orang menjadi 4.366 orang.

Karena itu, para pemudik harus menyiapkan diri sebaik mungkin, baik fisik maupun mental agar perjalanan berlangsung lancar dan aman. Anda perlu mengetahui dan mempraktikkan tips mudik agar terhindar dari kecelakaan.

Berikut tips mudik laka “Nol Persen” (zero accident) sebagaimana disampaikan Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Juang Andi Priyanto, SIK, SH, M.Hum:

 

Pengemudi

1. Siapkan fisik yang prima dan periksa kesehatan sebelum mengemudi.

2. Hindari menggunakan obat yang menyebabkan kantuk dan hindari minuman beralkohol.

3. Istirahatlan setelah mengemudi empat jam.

4. Bila sakit di perjalanan, segera datangi dan manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat .

5. Siapkan selalu obat-obatan P3K.

6. Hati-hati mengemudi saat turun hujan/cuaca buruk.

 

Pengemudi Sepeda Motor

1. Patuhi rambu-rambu lalu lintas.

2. Gunakan helm ber-standar nasional Indonesia (SNI).

3. Tidak menggunakan alat komunikasi saat mengemudi.

4. Beristarahatlah jika mengantuk / lelah.

5. Hindari berkendara jika tubuh tidak sehat.

6. Hindari penggunaan obat yang menyebabkan kantuk dan minuman berakohol.

7. Hindari membawa beban atau orang yang melebihi kapasitas.

8. Hati-hati mengemudi saat turun hujan / cuaca buruk.

 

Penumpang

1. Siapkan fisik yang prima dan periksa kesehatan sebelum menempuh perjalanan jauh.

2. Bawalah bekal makanan dan minuman yang cukup.

3. Siapkan obat-obatan pribadi.

4. Istirarhatlah yang cukup dalam perjalanan.

5. Bila sakit di perjalanan, segera datangi dan manfaatkan fasilitas kesehatan terdekat.

6. Cucilah tangan pakai sabun sebelum makan.

7. Jangan membuang sampah sembarangan.

8. Tidak merokok di dalam kendaraan.

 

Polantas

1. Melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli.

2. Melaksanakan pengamanan di jalur mudik.

3. Menggelar kendaraan dinas Polantas roda dua / roda empat.

4. Melaksanakan siaga piket laka 24 jam.

5. Melaksanakan sosialisasi tertib berlalu lintas.

6. Memberikan teguran dan melakukan penindakan dengan tilang terhadap pengendara yang tidak tertib berlalu lintas.

--- Simon Leya

Komentar