Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

INTERNASIONAL Aksi Penembakan Brutal di California Tewaskan Enam Orang 13 Sep 2018 22:44

Article image
Sejumlah warga berkumpul di sekitar lokasi penembakan di Bakersfield, California. (Foto: Felix Adamo/The Bakersfield Californian, via NYT)
Polisi setempat menyatakan, keseluruhan aksi tersebut berlangsung hanya dalam waktu 10 hingga 15 menit.

BAKERSFIELD, IndonesiaSatu.co Sebuah aksi penembakan brutal terjadi di Bakersfield, California, Amerika Serikat (AS), Rabu (12/9/2018) menjelang malam waktu setempat. Lima orang tewas ketika seorang pria yang belum teridentifikasi melepaskan sejumlah tembakan mematikan di wilayah selatan California itu.

Dikutip dari Huffingtonpost.de, Kamis (13/9/2018), salah satu korban tewas merupakan istri pelaku. Pria tersebut kemudian tewas bunuh diri dengan menggunakan pistolnya.

Polisi setempat menyebutkan, insiden penembakan terjadi ketika seorang pria dan istrinya berada di lokasi perusahaan truk di Bakersfield.

"Ia menembak dan membunuh seorang pria. Tak lama berselang, ia menembak mati pasangannya," ungkap Sherif Kern County, Donny Youngblood, dalam keterangan pers terkait kejadian itu.

Usai menembak istrinya, pelaku mengejar pria lain di area perusahaan truk tersebut lalu menembak hingga tewas di depan sebuah toko olahraga.

Kemudian pelaku beralih memburu dua pria lainnya dan melepaskan tembakan terhadap keduanya di sebuah rumah. Kedua korban dipastikan tewas di tempat kejadian. 

Insiden itu berakhir dengan aksi bunuh diri pria tersebut. 

“Aksi penembakan pria tersebut sungguh brutal, sebelum akhirnya ia bunuh diri," tambah Youngblood.

Polisi juga menyatakan, keseluruhan aksi tersebut berlangsung hanya dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Disebutkan pula, insiden tersebut termasuk aksi penembakan massal karena menewaskan enam orang dalam waktu singkat.

Identitas pelaku tidak dijelaskan polisi dalam keterangan pers.

Polisi menemukan sebuah pistol di tempat kejadian dan mewawancarai sekitar 30 orang saksi.

--- Rikard Mosa Dhae