Breaking News

INTERNASIONAL Alami Gejala Covid-19, Pemimpin Chechnya Diterbangkan ke Moskow 22 May 2020 12:01

Article image
Pemimpin Chehnya Ramzan Kadyrov. (Foto: bbc.com)
Kadyrov merupakan sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin setelah ia mengambil alih kekuasaan di Chechnya setelah ayahnya, Akhmat Kadyrov, terbunuh dalam serangan bom pada 2004.

MOSKOW, IndonesiaSatu.co -- Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov diterbangkan ke sebuah rumah sakit di Moskow, Rusia, setelah mengalami gejala terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Seperti disitir dari faz.net, Jumat (22/5/2020), Kadyrov diterbangkan ke Moskow pada Rabu (20/5/2020) untuk mendapat perawatan medis untuk memastikan, apakah ia terinfeksi virus Corona.

"Ramzan Kadyrov dibawa dengan pesawat ke Moskow dengan dugaan kasus virus Corona. Ia sekarang di bawah pengawasan medis dan kondisinya stabil," demikian laporan sumber medis seprti dikutip dari faz.net, Jumat (22/5/2020).

Jika dipastikan terinfeksi, maka Kadyrov akan menambah daftar pejabat senior Rusia yang tertular Covid-19 setelah Perdana Menteri Mikhail Mishustin, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, dan sejumlah menteri lainnya.

Meski demikian, belum ada komentar langsung dari pejabat di Chechnya atau Moskow tentang informasi mengenai kondisi terkini Kadyrov.

Kadyrov merupakan sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin setelah ia mengambil alih kekuasaan di Chechnya setelah ayahnya, Akhmat Kadyrov, terbunuh dalam serangan bom pada 2004.

Data terbaru dari John Hopkins CSSE menyebutkan, Rusia merupakan negara dengan jumlah infeksi Covid-19 tertinggi kedua di dunia dengan mencatat 317.554 kasus. Negara itu sejauh ini telah mencatat hampir 3.099 kematian akibat penyakit tersebut.

Urutan pertama masih ditempati oleh Amerika Serikat (AS) dengan total kasus terinfeksi mencapai 1,5 juta kasus dan sekitar 93.439 kematian akibat Covid-19.

--- Henrico Penu