Breaking News
  • Indonesia-Australia jajaki tarif 0 persen untuk tiga komoditas
  • Kemendag amankan minuman beralkohol tanpa izin impor
  • Laos tertarik alutsista dan pupuk Indonesia
  • OJK: Masyarakat banyak belum paham fungsi produk jasa keuangan

SEKS & ROMANTIKA Alasan yang Paling Umum Orang Menghindari Seks 03 Aug 2017 14:38

Article image
Depresi dan stres juga membuat orang tidak tertarik pada seks. (Foto: liputan6.com)
Sebuah penelitian telah menemukan bahwa masalah medis menjadi alasan utama orang menghindari seks.

SEKS memiliki pengaruh penting dalam kelangsungan hidup manusia. Menurut Abraham Maslow dalam teori hirarki kebutuhan yang dikemukakannya, seks dianggap sebagai kebutuhan dasar manusia. Teori ini mengutarakan terdapat lima tingkat kebutuhan dasar, yaitu : kebutuhan  fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan rasa memiliki dankasih sayang, kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Kebutuhan akan seks, masuk ke dalam salah satu tingkatan tersebut yaitu: kasih sayang.

Namun beberapa orang menghindari untuk berhubungan seks dengan alasan sosial ataupun psikis. Berikut adalah alasan yang paling umum orang menghindari seks.

Masalah kesehatan

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa masalah medis menjadi alasan utama orang menghindari seks. Sebagai contoh, pasien penyakit jantung sering menghindari seks karena mereka takut karena serangan jantung. Penelitian lain menunjukkan hal sama untuk individu dengan kondisi serebrovaskular, seperti stroke.

Depresi dan stres juga membuat orang tidak tertarik pada seks. Hal yang sama terjadi pada penderita diabetes dan obesitas. Pada kenyataannya, diabetes mempercepat penurunan seksual laki-laki setidaknya 15 tahun belakangan. Tubuh besar juga menjadi hambatan dalam berhubungan seksual. Gangguan kepribadian, kecanduan dan penyalahgunaan obat dan kualitas tidur yang buruk berperan menurunkan minat dan kemampuan seksual. Obat-obatan yang banyak, seperti antidepresan dan obat anti-kecemasan, mengurangi libido.

Faktor sosial dan emosional

Rasa sepi dapat mengurangi jumlah aktivitas seksual. Orang yang kesepian kadang-kadang mengganti hubungan seksual dengan pornografi. Ada banyak orang dewasa yang lebih tua tidak berada dalam hasrat seks karena karena mereka berpikir mereka  terlalu tua untuk seks . Namun , asumsi yang salah adalah bahwa dewasa yang lebih tua tidak tertarik dengan terlibat dalam seks.

Terlalu sering masturbasi

Terlalu sering masturbasi dapat menciptakan rasa puas diri dan tidak membutuhkan pasangan untuk memuaskan kebutuhan seksual.

Kepercayaan

Seks adalah kebutuhan dasar manusia, selain dari pada itu seks juga menjadi sebuah pertanda rasa saling memercayai satu sama lain dan rasa nyama. Jika sudah tidak menginginkan seks lagi boleh jadi rasa percaya dan nyaman tersebut mulai terkikis.

 

--- Mayesharieni

Komentar