Breaking News
  • BI: penurunan suku bunga mendorong intermediasi perbankan
  • BI: penurunan suku bunga sudah perhitungkan FFR
  • Perusahaan China bidik sejumlah proyek infrastruktur di Indonesia
  • Petambak Lombok berpenghasilan Rp20 juta per bulan
  • Tiga BUMN kembangkan pelabuhan dukung Tol Laut

KULINER Anda Suka Makanan Pedas? Ayo Baca Ini 17 Mar 2016 16:06

Article image
Ilustrasi cabai merah. (Foto: tipscaradietcepat.com)
Makanan pedas tidak selamanya berdampak buruk bagi tubuh. Ternyata ada dampak positif mengonsumsi makanan yang diberi bumbu cabai.

SELAIN menambah cita rasa pada makanan dan menambah nafsu makan seseorang, ternyata rasa pedas yang terkandung pada cabai itu bisa membuat tubuh sehat. Rasa pedas yang dihasilkan cabai disebabkan karena konsentrasi tinggi dari bahan aktif yang disebut capsaicin. Apa itu capsaicin

Capsaicin adalah suatu zat yang ada di bagian dalam cabai tepatnya apabila kita membelah cabai maka akan nampak  pangkal yang berwarna putih di mana pangkal tersebut ditempeli oleh biji cabai. Jadi di pangkal yang berwarna putih itulah zat capsaicin berada, zat capsaicin inilah yang membuat cabai menjadi pedas dan panas apabila kita mengkonsumsinya.  Dampak negatif dan positif dari makanan pedas adalah: 

Dampak Positif

Senyawa turmeric (yang ada di makanan kari) dalam makanan pedas mempunyai kemampuan untuk mengurangi peradangan pada sendi dan kerusakan tulang pada manusia, sehingga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang sakit arthritis (peradangan sendi).

Beberapa penilitian menunjukkan konsumsi cabai dan kari secara teratur dapat mengurangi risiko terkena kanker. zat capsaicin dalam cabai bisa membunuh sel kanker dengan menyerang mitokondria tanpa merusak sel-sel yang sehat serta meringankan rasa sakit di mulut bagi penderita kanker, sedangkan kurkumin pada bumbu kari memiliki efek anti kanker.

Makanan pedas dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung serta meningkatkan kemampuan tubuh untuk melarutkan bekuan darah.

Mengkonsumsi makanan rempah seperti cabai bisa membuat seseorang berkeringat sehingga mengurangi derita saat pilek dan flu.

Sebuah studi menetapkan makanan pedas bisa mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat.

Mengkonsumsi cabai bisa meningkatkan sirkulasi peredaran darah dan menurunkan tekanan darah, serta tingginya kadar vitamin A dan C bisa membantu memperkuat dinding pembuluh darah yang membuatnya menjadi elastis dan mampu menyesuaikan diri dengan perbedaan tekanan darah. 

Mengurangi rasa nyeri dan ketidaknyamanan, zat capsaicin diketahui bisa mengurangi kadar dari zat P yaitu suatu neurotransmitter dari sinyal rasa sakit.

 Dampak Negatif

Makanan pedas mengakibatkan kerusakan dinding lambung. Ini dikarenakan, jenis makanan yang pedas merupakan kombinasi asam dan terlalu banyak asam masuk ke perut, maka menyebabkan kerusakan dinding lambung Anda.  

Makanan pedas mengakibatkan penyakit gastritis atau maag akut. Gejala gastritis yaitu seperti muntah, mual-mual, diare. 

Makanan pedas mengakibatkan penyakit ulkus gaster atau tukak lambung. Gejala yang tampak, ketika Anda terkena penyakit ini yaitu perut serasa terbakar, gejala mual-mual, muntah-muntah. 

Makanan pedas mengakibatkan Anda terkena insomnia atau susah tidur pada malam hari. Sebaiknya anda tidak memakan makanan pedas di saat malam hari. Karena istrihat Anda tidak akan nyaman.

Makanan pedas mengakibatkan Anda akan kehilangan nafsu makan. Jadi usahakan untuk mengurangi makanan yang berasa pedas untuk kesehatan tubuh Anda.  

Makanan pedas mengakibatkan berat badan Anda semakin menurun. Jadi kurangi atau hilangkan dari kebiasan memakan makanan yang pedas jika Anda ingin agak gemuk atau anda yang tergolong kurus.

Makanan pedas mengakibatkan Anda terkena serangan sakit kepala dari dampak penyakit gastritis. Karena terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas tersebut.  

Mengkonsumsi makanan pedas bisa menimbulkan iritasi dengan membentuk pola aneh (mengubah geografis) dari lidah. Terus menerus mengkonsumsi makanan pedas bisa mengurangi sensasi rasa di lidah sehingga seseorang menjadi kurang bisa mengenali rasa dari makanan atau minuman yang dikonsumsinya.

Bagi Anda yang suka makan pedas bisa melihat efek positif dan negatifnya. Namun, apabila segala sesuatu dilakukan secara berlebihan akan menjadi tidak baik. Jadi, lakukan yang sewajarnya saja.

--- Simon Leya

Komentar