Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

SOSOK Anggota Brimob Pengasuh 64 Anak Yatim Piatu Terima Penghargaan Dari Kapolri 25 Jan 2018 03:28

Article image
Brigadir Polisi Rochmat Tri Marwoto (tengah) berpose bersama anak-anak asuhnya (Foto: Kompas.com)
"Saya tidak menyangka dan tidak kepikiran sama sekali. Apalagi saya meniti karier polisi dari tamtama tetapi bisa mendapat penghargaan sekolah perwira, peluangnya kecil sekali. Atas penghargaan itu, saya akan mengikuti pendidikan SIP di Sukabumi pada 1 M

MADIUN, IndonesiaSatu.co-- Kepala Kepolisian republic Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada Brigadir Polisi Rochmat Tri Marwoto, anggota Brimob Detasemen C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur, Kota Madiun. Brigpol Rochmat mendapat penghargaan pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) berkat dedikasinya mengasuh 64 anak yatim piatu dan anak tidak mampu.

Brigpol Rochmat mulai membiayai anak kurang mampu sejak tahun 2007 silam. Tercatat, 64 orang anak diasuh dari kalangan keluarga tidak mampu, yatim piatu dan yang ditelantarkan orang tuanya.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Timur, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, Rabu (24/1/18) memberikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi dan prestasi yang diraih Brigpol Rochmat.

"Saya turut berbangga dan bahagia memiliki anggota yang penuh kesungguhan dan keikhlasan mengurus 64 anak yang kurang mampu. Semoga niat baik beliau mendapat imbalan setimpal," kata Wijatmika dilansir Kompas.com

Wijatmika berharap prestasi dan penghargaan yang diterima Brigpol Rochmat dapat menginspirasi anggota yang lain.

"Brigpol Rochmat layak mendapatkan penghargaan. Semoga bisa memotivasi anggota yang lain untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari kita semua," jelas Wijatmika.

"Bukan hanya penghargaan dari Kapolri, melainkan juga publik dan media," tambah Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Atas penghargaan yang diterimanya, Brigpol Rochmat mengaku tidak menyangka bisa mendapat penghargaan pendidikan sekolah bagi calon perwira dari Kapolri. Sebab, ia mengaku meniti karier polisi dari tamtama.

"Saya tidak menyangka dan tidak kepikiran sama sekali. Apalagi saya meniti karier polisi dari tamtama tetapi bisa mendapat penghargaan sekolah perwira, peluangnya kecil sekali. Atas penghargaan itu, saya akan mengikuti pendidikan SIP di Sukabumi pada 1 Maret 2018," kata Rochmat.

Dikisahkan, meski tidak bergaji lebih, Brigpol Rochmat tidak pernah menyerah berjuang menghidupi 64 anak asuhnya. Bersama istrinya, Rochmat yang baru saja mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin, bahu-membahu menghidupi dan menyekolahkan anak yatim, anak terlantar, hingga anak mantan pecandu narkoba.

"Anak-anak yang pernah makan satu rumah dengan saya sebanyak 64 anak. Ada yang tinggal dua bulan, ada yang tujuh tahun," kisah Rochmat.

--- Guche Montero

Komentar