Breaking News

REGIONAL Anggota Komisi III DPR RI Bantu APD untuk RSD Aeramo 02 Jun 2020 19:13

Article image
Acara penyerahan bantuan APD oleh Ketua DPC PKB Nagekeo kepada Bupati Nagekeo. (Foto: Dus Cici)
"Harapan kita agar APD bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para medis. Pada prinsipnya jangan ada lagi tenaga medis yang dinyatakan sebagai OTG," harap Safar.

NAGEKEO, IndonesiaSatu.co-- Anggota Komisi lll DPR RI, Dipo Nusantara Pua Upa, Selasa (2/6/20) memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) Covid-19 kepada Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo, Kabupaten Nagekeo.

Bantuan APD tersebut sebagai bentuk kepedulian Dipo melalui Dipo Centre, pasca peristiwa kebakaran beberapa waktu lalu yang menghanguskan dua ruangan Farmasi beserta persediaan obat- obatan termasuk APD.

Disaksikan media ini, bantuan APD itu diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Nagekeo, Safar Laga Rema kepada Bupati Nagekeo, dr. Yohanes Don Bosco Do, bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nagekeo.

Adapun jenis bantuan APD yang disumbangan Dipo Centre meliputi masker jenis N 95 sebanyak 100 pcs, masker bedah 200 pcs, Hamzat 100 pcs, sepatu boat 10 pcs, face shield 100 pcs, dan hand scoon 200 pcs.

Ketua DPC PKB Kabupaten Nagekeo, Safar Laga Rema mengatakan bahwa bantuan APD kepada RSD Aeramo ini sebagai bentuk kepedulian Dipo secara pribadi kepada tenaga medis di Kabupaten Nagekeo dalam upaya merawat pasien positif Covid-19 maupun para OTG, mengingat persediaan APD di RSD Aeramo sangat terbatas usai peristiwa kebakaran itu.

“Ini sebagai bentuk kepedulian Dipo Centre dalam upaya mendukung kerja para medis yang merupakan garda terdepan dalam menghadapi sebaran virus Corona. Karena memang selama ini para medis kita tidak dilengkapi APD standar dalam menjalankan tugas yakni memeriksa pasien," ungkap Safar.

Ketua Komisi ll DPRD Nagekeo ini berharap agar dengan bantuan APD tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para medis dalam melayani pasien, khususnya yang berstatus OTG, ODP maupun yang terkonfirmasi positif.

"Harapan kita agar APD bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para medis. Pada prinsipnya jangan ada lagi tenaga medis yang dinyatakan sebagai OTG," harap Safar.

Safar menilai, dengan ditetapkanya petugas medis sebagai OTG, Pemda Nagekeo terkesan lalai dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona di daerah itu.

"Karena selama ini kita kecolongan dengan tenaga medis bahkan Kadis Kesehatan yang dinyatakan OTG," sentilnya.

Sementara Bupati Nagekeo, dr. Don Bosco menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas bantuan APD tersebut.

"Dengan kondisi pandemi Covid-19 ini, tentunya seluruh tenaga medis kita sangat membutuhkan APD ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dipo atas bantuan APD ini. Terima kasih untuk semua yang hadir. Tidak ada sesuatu yang bisa saya berikan selain Do'a," kata Bupati Don singkat.

Turut hadir dalam acara penyerahan APD  tersebut, Manajer Dipo Centre, Abdul Malik; Anggota DPRD Marselinus Siku dan Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Nagekeo, Odorikus Goa Owa.

Oleh: Dus Cici/Kontributor Nagekeo

--- Guche Montero

Komentar