Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

OTOMOTIF Antisipasi Persaingan, Porsche Akan Produksi Mobil Terbang 05 Mar 2018 13:30

Article image
Menurut rencana, penumpang dapat mengendalikan kendaraan yang terbang sendiri tanpa memerlukan lisensi pilot karena mobil itu akan bergerak secara otomatis. (Foto: Antara)
Kepala penjualan Porsche Detlev von Platen mengatakan kepada sebuah majalah Jerman bahwa ide untuk membuat mobil terbang adalah hal yang masuk akal untuk saat ini.

FRANKFURT, IndonesiaSatu.co – Persaingan di dunia otomotif, khususnya produsen mobil kian seru. Dan jenis mobil yang dulunya hanya menjadi angan-angan kini telah menjadi kenyataan, yakni mobil terbang.

Salah satu produsen mobil ternama Eropa yang ingin membuat mobil terbang untuk terjun dalam persaingan teknologi taksi urban dan layanan ride-sharing adalah produsen sports car dari grup Volkswagen, Porsche.

Pada waktu yang hampir bersamaan, perusahaan teknologi AS, Terrafugia mengatakan bahwa mereka dapat mempercepat rencananya untuk membawa kendaraan transisi hibrida (mobil terbang) ke pasar.

Pada awal tahun 2017, PAL-V Liberty adalah kendaraan roda tiga yang dapat diubah menjadi pesawat atau gyrocopter dalam waktu 5-10 menit. Perusahaan membenarkan model tersebut menggunakan dua mesin pesawat Rotax dan telah dirancang untuk memenuhi spesifikasi kendaraan dan pesawat terbang di Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Kepala penjualan Porsche Detlev von Platen mengatakan kepada sebuah majalah Jerman bahwa ide untuk membuat mobil terbang adalah hal yang masuk akal untuk saat ini.

"Itu benar-benar masuk akal. Jika saya berkendara dari (pabrik Porsche) di Zuffenhausen ke bandara Stuttgart, saya memerlukan setidaknya setengah jam, itu jika saya beruntung. Apabila terbang hanya memakan waktu tiga setengah menit," tulis Automocowoche mengutip ucapan von Platen dilansir Reuters seperti dikutip Antara (5/3/2018).

Porsche bisa bergabung dengan perusahaan perakitan yang mengerjakan desain mobil terbang guna mengantisipasi pergeseran di pasar transportasi dari mobil konvensional ke kendaraan swakemudi yang dioperasikan menggunakan aplikasi.

Perancang Volkswagen, Italdesign dan Airbus, pada pameran Geneva auto show tahun lalu menghadirkan mobil terbang dengan dua tempat duduk yang disebut Pop.Up.

Mobil itu dirancang untuk menghindari kemacetan di jalanan perkotaan.

Majalah tersebut mengatakan, di bawah rencana Porsche, penumpang dapat mengendalikan kendaraan yang terbang sendiri tanpa memerlukan lisensi pilot karena mobil itu akan bergerak secara otomatis.

Pesaing potensial kendaraan terbang Porsche antara lain Volocopter dari Jerman yang didukung Daimler, Lilium Jet dan eVolo, serta Joby Aviation dari AS, demikian Reuters.

--- Simon Leya

Komentar