Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

MAKRO APBN Untuk Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur 13 Dec 2017 07:53

Article image
Wamenkeu Mardiasmo menjadi pembicara dalam acara Economic Challenges: Spesial Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di,l Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta (12/12). (Foto: Ist)
Selain pembiayaan infrastruktur, APBN juga digunakan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi desa.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengatakan bahwa selain berperan penting didalam pembangunan yang sekarang memfokuskan kepada infrastruktur, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah instrumen untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur sebagai pondasi dasar dalam membangun manusia Indonesia seutuhnya.

Hal tersebut disampaikannya ketika menjadi salah satu narasumber dalam acara Economic Challenges: Spesial Sarasehan 100 Ekonom Indonesia yang mengangkat tema Ancaman Ekonomi di Tahun Politik. Acara ini diselenggarakan oleh Metro TV bekerjasama dengan Indef bertempat di Puri Agung Ballroom, Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta pada Selasa (12/12).

Dalam pemaparannya pada sesi Sinergi Stimulus Fiskal, Percepatan Infrastruktur dan Produktivitas Perekonomian, Wamenkeu menjelaskan bahwa Pemerintah juga mengoptimalkan kerjasama pemerintah dengan swasta dalam percepatan pembangunan infrastruktur.

"Itu baru kita coba dengan melakukan pinjaman. Pinjamannya pun yang betul-betul untuk pembangunan infrastruktur dasar, untuk produktivitas, untuk konektivitas dan untuk mobilitas," jelasnya.

Selain itu Wamenkeu menambahkan selain pembiayaan infrastruktur, APBN juga digunakan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi desa.

"Selain infrastruktur yang besar-besar, nanti kita arahkan juga (pembiayaan) kepada Desa termasuk (bidang) pendidikannya, bagaimana kita menciptakan kehidupan desa dengan gotong-royongnya, dengan uang yang kita berikan agar digunakan secara swakelola dan juga dana desa akan memperkuat basis ekonomi kita," pungkasnya.

Sebagai informasi, Economic Challenges : Spesial Sarasehan 100 Ekonom Indonesia merupakan acara yang diselenggarakan oleh Metro TV bekerjasama dengan Indef. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk melahirkan berbagai ide sasaran yang produktif konstruktif dan implementatif dari para ekonom guna membantu pemerintah membuat kebijakan dengan demikian akan mempercepat pencapaian perbaikan kesejahteraan yang senantiasa ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia.

--- Sandy Romualdus

Komentar