Breaking News

REGIONAL Apresiasi Kunjungan Gubernur NTT ke Papua, Petrus Selestinus: Ini Langkah Inovatif Mendorong Inovasi Daerah 03 Feb 2020 09:14

Article image
Gubernur NTT, Victor Laiskodat saat menghadiri salah satu agenda Flobamora di Papua. (Foto: KabarPapua.co)
Petrus menegaskan bahwa langkah inovatif Gubernur Laiskodat ini harus didukung oleh semua pihak, terutama semua Ikatan Keluarga Flobamora di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

PAPUA, IndonesiaSatu.co-- "Kita patut mengapresiasi kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat dengan bertemu seluruh warga Flobamora, NTT di Papua. Kunjungan ini bukan bersifat seremonial, melainkan dukungan Pemprov NTT terhadap Inovasi Daerah dengan memperkenalkan produk lokal unggulan NTT kepada Masyarakat dan Pemerintah Provinsi Papua. Ini bagian dari Inovasi Daerah yang dijalankan oleh Gubernur NTT dalam rangka meningkatkan daya saing daerah dengan mengajak warga NTT perantauan untuk bersama-sama membangun NTT dan Papua."

Demikian pernyataan apresiasi dan dukungan itu diutarakana Koordinator TPDI, Petrus Selestinus dalam rilis kepada media ini, Minggu (2/1/20).

Petrus menilai, Provinsi Papua menjadi sangat istimewa bagi NTT karena dalam membangun relasi sosial budaya dan persaudaraan sebagai sesama anak bangsa Melanesia di kawasan Timur Indonesia, orang NTT diterima dan diberi kepercayaan, tidak hanya menjadi pekerja atau buruh di perusahaan-perusahaan swasta dan pekerja informal lainnya, tetapi juga beberapa putra terbaik NTT dipercaya memimpin Papua sebagai Abdi Negara dan sebagai Pemimpin Rohani dalam membangun Papua.

"Bahkan beberapa putra-putri NTT ada yang menjadi Kapolda, Wakapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi/Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Anggota DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi, hingga Sekda Provinsi Papua diisi oleh putra NTT. Juga di bidang rohani ada putra NTT menjadi Uskup, Pastor dan Pendeta, memimpin umat Kristiani di sejumlah tempat di Papua dan Papua Barat. Oleh karena itu, kunjungan Gubernur NTT patut diapresiasi dan harus didukung," ungkap Petrus mengapresiasi.

Advokat Peradi ini mengharapkan agar kunjungan serupa juga dilakukan di Provinsi lain seperti Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan lain-lain.

Ia menerangkan bahwa kedatangan Gubernur NTT di Jayapura, bukan saja sekedar memenuhi undangan Pengurus Ikatan Keluarga Flobamora (IKF)  Provinsi Papua, akan tetapi kunjungan Gubernus ini dipastikan sebagai wujud dari kebijakan Inovasi Daerah bahkan bisa menjadi program tetap Pemerintah Provinsi NTT untuk membangun komunikasi dengan warga NTT perantauan dimana saja di Indonesia, bukan saja di Papua dan Papua Barat yang jumlah perantauan mendekati ratusan ribu.

"Ini potensi besar yang sedang digali Gubernur NTT dari warga NTT diaspora sebagai sebuah peluang untuk dikembangkan dan memperjuangan produk-produk unggulan NTT dapat bersaing dalam pasar global," katanya.

Diberitakan sejumlah media, Gubernur NTT dalam acara jamuan makan malam di kediaman Sekda ProvAInsi Papua yang dijabat Putra NTT asal Adonara, Flores Timur, turut memperkenalkan produk unggulan minuman khas NTT, Sophia dan Teh merek Moringa (daun kelor) yang sudah dikirim ke beberapa negara di dunia.

"Diharapkan agar produk lokal kita dapat bersaing di pasar internasional. Maksud lain di balik promosi produk minuman Sophia, daging Se'i dan teh Moringa Oleifera, Gubernur NTT juga mengajak warga NTT di Papua untuk turut berkontribusi tidak hanya untuk Papua tetapi juga untuk bersama-sama dari perantauan membangun kampung halaman yaitu NTT," nilainya.

Petrus menegaskan bahwa langkah inovatif Gubernur Laiskodat ini harus didukung oleh semua pihak, terutama semua Ikatan Keluarga Flobamora di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri.

"Seiring dengan semakin memikatnya daya wisata di NTT, di antaranya binatang purba varanus comodoensis di Pulau Komodo sebagai satu-satunya di dunia, ini aset masa depan wisata NTT. Juga produk khas NTT lainnya yang dapat dipromosikan di perantauan, termasuk di Papua, di mana warga NTT telah menjadi bagian dari orang Papua sekaligus untuk  mewujudkan kesatuan keluarga besar Melanesia," tandasnya.

--- Guche Montero

Komentar