Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

INVESTASI ASCORT ASIA: SBI Jangka Pendek Cocok untuk Pembiayaan Proyek Infrastruktur 05 Dec 2018 22:06

Article image
SEAM Group menerbitkan Surat Berharga Investasi Jangka Pendek atau SBI-JP guna mendukung rencana bisnis perseroan dalam pengembangan infrastruktur. (Foto: ist)
SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik bagi nasabah ritel atau private placement, dimana keamanan dana investasi cukup terukur dan resiko telah termitigasi dengan baik.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- ASCORT ASIA GROUP kembali merangkul Bank BRI dalam penerbitan Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI JP) yang kali ini diperuntukkan bagi SEAM Group melalui PT Sumber Energi Alam Mineral (SEAM Group) untuk pembiayaan sektor infrastruktur.

Untuk diketahui, penerbitan SBI JP sudah pernah meraih sukses sebelumnya untuk pembiayaan sektor properti melalui Riscon Realty.

Kerjasama ini ditandai dengan ceremonial signing antara 3 pihak yang dilangsungkan pada Senin (3/12/2018) bertempat di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta.

Penandatanganan ini dihadiri oleh Asep Sulaeman Sabanda (Founder & CEO PT Sumber Energi Alam Mineral), Anthony Soewandy (Group CEO ASCORT ASIA), Tjondro Prabowo (Vice President Divisi Investment Services Bank BRI), Sakariyas (Bupati Katingan Kalimantan Tengah), anggota DPRD Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah dan Staf Khusus Menteri ESDM.

Anthony Soewandy, Group CEO ASCORT ASIA mengatakan, aksi SEAM Group memilih instrumen Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBI JP) yang merupakan produk unggulan dari ASC untuk memberikan pendanaan optimal atas proyek-proyek yang akan dikerjakan oieh SEAM Group dan anak usahanya merupakan pilihan yang tepat.

"SBI JP merupakan alternatif pilihan investasi menarik bagi nasabah ritel atau private placement, dimana keamanan dana investasi cukup terukur dan resiko telah termitigasi dengan baik melalui proses uji tuntas yang mengedepankan transparansi dan dijamin dengan nilai agunan sebesar 125% dari nilai pinjaman," katanya.

Adapun Penerbitan SBI JP melibatkan beberapa lembaga independen seperti Konsultan Hukum, Lembaga Studi Kelayakan, Kantor Akuntan Publik, Notaris & PPAT, Kantor Jasa Penilai Publik yang melakukan penilaian atas nilai aset agunan yang dijaminkan, dan Bank Rakyat Indonesia selaku Agen Pemegang Jaminan/Agunan, Agen Pemantau dan Agen Pembayaran.

Di samping itu, lanjut Anthony, seluruh dana hasil investasi dialokasikan langsung ke sektor rill sebagai penggerak laju perekonomian nasional yang hasilnya dapat dilihat langsung oleh para investor melalui kunjungan rutin ke proyek yang dibiayai," imbuhnya.

Zulrahman Hakim, President Director ASCORT CAPITAL, menambahkan SBI JP memang sangat tepat digunakan oleh perusahaan yang membutuhkan dana cepat dan pencairan bertahap. Dilihat dari segi efisiensi dan cost structure-nya akan sangat membantu cosh fiow perusahaan yang memulai proyek baru.

--- Sandy Romualdus

Komentar