Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

TAJUK Asian Games 2018, Perayaan Persatuan 03 Aug 2018 14:46

Article image
Logo Asain Games 2018 di Jakarta-Palembang. (Foto: Ist)
Karena itu, perayaan Asian Games 2018 tersebut harus menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat.

TANGGAL 18 Agustus 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah perayaan olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2018. Ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah melampirkan kepercayaan besar dunia internasional terhadap Indonesia terutama Asia. Setelah sempat terpuruk pada 1998, Indonesia secara perlahan-lahan mulai berbenah diri hingga memperoleh pengakuan internasional.

Kita semua tahu, hajatan Asian Games 2018 ini bukan cuma menampilkan Jakarta dan Palembang, tapi menampilkan wajah Indonesia. Di sisi lain, perhelatan Asian Games 2018 memiliki nilai ekonomis yang sangat besar bagi Indonesia. Duit triliunan rupiah sudah dikeluarkan untuk merenovasi atau membangun fasilitas olahraga atau venue-venue baru. Juga pembangunan sarana pendukung seperti wisma atlet, bahkan transportasi.

Karena itu, perayaan Asian Games 2018 tersebut harus menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang bermartabat. Maka, segala perbedaan politik, gesekan horizontal, ataupun polarisasi sosial sebaiknya dihentikan sehingga energi kebangsaan kita disatukan untuk menyukseskan perayaan Asian Games.

Asian Games 2018 hendaknya mempersatukan kita agar menyadari diri sebagai bangsa besar dengan aneka perbedaan; perbedaan agama, budaya, suku, dan lain-lain. Perbedaan yang justru menjadi keunggulan tersebut seharusnya kita sampaikan kepada bangsa-bangsa lainnya. Bahwa spirit Bhineka Tunggal Ika, merupakan keunggulan orisinal sekaligus keunggulan kompetitif Indonesia bila dibandingkan dengan bangsa lainnya.

Perayaan Asian Games 2018 dimulai hampir bersamaan dengan dimulainya hajatan Pilpres dan Pileg 2019. Ini mengirim pesan bahwa spirit persatuan antara sesama anak bangsa harus diutamakan meskipun terdapat perbedaan pilihan politik. Kontestasi politik harus mengusung nilai-nilai yang ditekankan dalam pertandingan olahraga seperti sportivitas, kerja keras, kekeluargaan, dan kejujuran.  

Olahraga bukan hanya permainan fisik. Olahraga memiliki pesan simbolis yang penting, seperti pesan perdamaian, kebhinekaan, kerja sama, soliditas, dan lain-lain. Asian Games 2018 seharusnya menyembuhkan masyarakat kita dari kebencian, saling hujat, dan apatisme. Menjadi tuan rumah yang baik akan membawa keuntungan bagi bangsa sendiri baik secara internal maupun eksternal.

Salam Redaksi IndonesiaSatu.co

Komentar