Breaking News

INTERNASIONAL Balas Dendam, Gadis Afghanistan Bunuh Dua AnggotaTaliban 22 Jul 2020 11:12

Article image
Foto gadis itu menjadi viral dalam beberapa hari terakhir. (Foto: BBC)
Para pejabat mengatakan gadis itu, yang diyakini berusia antara 14 dan 16 tahun, dan adik laki-lakinya dibawa ke tempat yang lebih aman.

KABUL, IndonesiaSatu.co -- Seorang gadis remaja Afghanistan telah dipuji di media sosial karena "kepahlawanan" setelah pekan lalu melawan gerilyawan Taliban yang membunuh orang tuanya, demikian dilansir BBC.

Gadis itu mengambil senapan serbu keluarga AK-47, menembak mati dua gerilyawan dan melukai beberapa lainnya, kata pejabat setempat di provinsi Ghor.

Taliban datang ke rumah itu karena ayah gadis itu adalah pendukung pemerintah, tambah mereka.

Sebuah foto gadis yang memegang senjata telah menjadi viral dalam beberapa hari terakhir.

Belakangan lebih banyak gerilyawan datang untuk menyerang rumah itu, di desa Griwa, tetapi dipukul mundur oleh penduduk desa dan milisi pro-pemerintah.

Para pejabat mengatakan gadis itu, yang diyakini berusia antara 14 dan 16 tahun, dan adik laki-lakinya dibawa ke tempat yang lebih aman.

Pengguna media sosial memuji remaja itu.

"Tutupi keberaniannya," AFP mengutip Najiba Rahmi mengatakan di Facebook.

"Kami tahu orang tua tidak tergantikan, tetapi balas dendam Anda akan memberi Anda kedamaian relatif," kata Mohamed Saleh, juga di Facebook.

Menurut media lokal, Ghor adalah salah satu provinsi barat Afghanistan yang paling terbelakang dan insiden kekerasan terhadap perempuan sangat tinggi.

Taliban menandatangani perjanjian damai dengan AS pada Februari tetapi banyak anggotanya terus menyerukan penggulingan pemerintah dan konstitusi Afghanistan saat ini.

--- Simon Leya

Komentar