Breaking News

HANKAM Baliho Rizieq, Pangdam Jaya: Kalau Pol PP Takut, Polisi Takut, Terus Negara di Mana? 23 Nov 2020 10:18

Article image
Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Foto: Liputan6.com)
Menurut Dudung, Satpol PP pernah menurunkan baliho itu, tapi disuruh pasang kembali dengan ancaman akan dipasang lebih banyak baliho.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menjelaskan alasan TNI turun langsung dalam pencopotan baliho Rizieq Shihab. Dudung mengatakan, sebenarnya dirinya sudah meminta Satpol PP dan kepolisian mencopot baliho sesuai kewenangan mereka.

"Tapi enggak ada yang berani. Maka saya perintahkan copot itu baliho-baliho FPI," ujar Dudung seperti dilansir Tempo.co dari Majalah Tempo edisi 23-30 November 2020.

Menurut Dudung, Satpol PP pernah menurunkan baliho itu, tapi disuruh pasang kembali dengan ancaman akan dipasang lebih banyak baliho.

"Ancamannya, kalau diturunkan satu, akan pasang seribu baliho. Mereka makin menjadi-jadi, seakan-akan tidak ada hukum," ujarnya.

Jika Satpol PP dan Kepolisian sudah angkat tangan, lanjut Dudung, maka TNI harus turun. "Kalau Pol PP takut, polisi takut, terus negara di mana? Tugas tentara itu menjaga kedaulatan negara. Jangan sampai negara ini kacau," ujar jenderal bintang dua ini.

--- Simon Leya

Komentar