Breaking News
  • Kapolda resmikan Bhayangkara Papua Football Academy
  • Kemen-PUPR tingkatkan kapasitas pekerja konstruksi dengan sertifikasi
  • Presiden Jokowi bersarung "blusukan" ke Mal Mataram
  • Pusat Konservasi Elang Kamojang lestarikan populasi elang jawaPusat
  • Wamen ESDM kaji FSRU penuhi pasokan gas

PROPERTI Bank BTN Resmi Luncurkan KPR Untuk Pekerja Informal 24 Feb 2017 17:38

Article image
Penawaran Kredit Perumahan Rkayat dari Bank BTN (Foto: Ist)
Meski menyasar segmen MBR, dia mengatakan KPR BTN Mikro ini bukan bagian dari program bantuan pendanaan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

SEMARANG, IndonesiaSatu.co -- Dalam menjawab kebutuhan pembiayaan perumahan bagi masyarakat, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk meluncurkan kredit pemilikan rumah (KPR) untuk pekerja informal yaitu KPR BTN Mikro.

"Produk ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terutama pekerja di sektor informal yang jumlahnya diprediksi mencapai 6,5 juta orang," kata Direktur Utama Bank PT BTN Tbk, Maryono, usai peluncuran KPR BTN Mikro, di Semarang pada Jumat (24/2/2017).

Menurutnya, produk KPR BTN Mikro ini membidik keluarga atau individu yang memiliki penghasilan rata-rata Rp1,8-2,8 juta/bulan. Segmen masyarakat ini merupakan segmen yang paling membutuhkan akses pembiayaan karena mereka tidak masuk dalam kategori penerima KPR subsidi baik dalam skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan  maupun subsidi selisih bunga dan juga subsidi bantuan uang muka yang dikucurkan pemerintah.

Meski menyasar segmen MBR, dia mengatakan KPR BTN Mikro ini bukan bagian dari program bantuan pendanaan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

"Pendanaan KPR Mikro ini murni inisiatif Bank BTN," katanya.

Untuk suku bunga KPR BTN Mikro ini ditetapkan sebesar 7,99% per tahun dengan sistem angsuran mulai dari harian, mingguan, hingga bulanan.

Dia mengatakan KPR BTN Mikro ini dapat digunakan untuk pembelian rumah baru atau "second", pembelian kavling, pembangunan rumah di atas lahan yang sudah dimiliki, dan perbaikan atau renovasi rumah.

Untuk pembelian rumah pertama, Bank BTN menerapkan uang muka sebesar 1%, sedangkan untuk renovasi rumah atau pembangunan rumah, uang muka diwajibkan minimal 10%.Uang muka ini bisa digunakan untuk mencairkan KPR Mikro, dengan plafon maksimal Rp 75 juta.

Adapun untuk penyaluran KPR BTN Mikro tahun ini dialokasikan sebesar Rp 150 miliar. Untuk tahap awal, KPR BTN Mikro ini menyasar ke Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso.

--- Ernie Elu Wea

Komentar