Breaking News

KEUANGAN Bank Indonesia Pangkas Biaya Transfer Kliring 25 Jun 2019 00:49

Article image
Kantor Bank Indonesia. (Foto: ist)
Tak hanya menurunkan biaya transfer kliring, BI juga mengubah periode penyelesaian transaksi yang semula hanya 5 kali menjadi 9 kali dalam sehari.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Bank Indonesia (BI) menyempurnakan layanan sistem kliring nasional dengan menurunkan biaya transfer yang biasanya dibebankan kepada nasabah menjadi Rp3500 per transaksi.Direktur Pengembangan Infrastruktur Sistem Pembayaran BI Ery Setiawan mengatakan, sebelumnya biaya transfer kliring sebesar Rp5000 per transaksi.

"Ketentuan ini akan berlaku efektif pada 1 September 2019,"ujar Ery dalam jumpa dengan media di Gedung Bank Indonesia, Selasa (25/6/2019).

Ery menambahkan, pemberlakuan peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran Indonesia, memberikan layanan, transfer dana yang lebih cepat sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan mengakomodasi kebutuhan pengguna, baik individu maupun korporasi, untuk transaksi dengan nilai yang lebih besar.

"Tidak hany itu saja, Bank Indonesia juga memangkas biaya layanan transfer yang sebelumnya senilai Rp1000 menjadi Rp600 per transaksi,"paparnya.

Sementara itu, Layanan Kliring Warkat Debit tetap berlaku seperti sebelumnya yakni Rp1000 per transaksi.

"Untuk periode penyelesaian transaksi juga berubah dari 5 kali sehari menjadi 9 kali dalam sehari,"imbuhnya.

Mealui perubahan aturan ini, layanan transfer dana dan layanan pembayaran reguler akan dilakukan yaitu pukul 08.00, 09.00, 10.00, 11.00, 12.00, 13.00, 14.00, 15.00, 16.45. Sedangkan untuk Service Level Agreement(SLA), penyelesaian transaksi dilakukan yang sebelumnya maksimal 2 jam, kini dilakukan dalam kurun waktu 1 jam masing-masing di Bank Pengirim dan Bank Penerima.

--- Sandy Romualdus

Tags:
BI

Komentar