Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM Bantah Terlibat, Herman Hery Akan Laporkan Ronny Yuliarto Kosasih 22 Jun 2018 14:48

Article image
Ronny Yuliarto Kosasih (kiri), korban penganiayaan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan Anggota DPR RI, Komisi III Herman Hery sedang memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Pos Kota)
Petrus menyesalkan pemberitaan di sejumlah media yang menuduh secara tidak bertanggung jawab kepada Herman Hery, Anggota DPR RI, Komisi III dan ajudannya sebagai pelaku penganiayaan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co – Petrus Selestinus, Kuasa hukum Anggota DPR RI, Komisi III Herman Hery membantah kliennya terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Ronny Yuliarto Kosasih pada 10 Juni 2018 di jalur busway Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan. 

Meski mengaku bahwa mobil Rolls-Royce bernopol B 88 NTT yang berada di belakang mobil milik Ronny adalah milik Herman Hery, tapi Petrus membantah keterkaitan kliennya dengan peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan.

"Betul, mobil itu milik Pak HH (Herman Hery)," kata Petrus kepada IndonesiaSatu.co melalui ponselnya, Jumat (22/6/2018).

Petrus menyesalkan pemberitaan di sejumlah media yang menuduh secara tidak bertanggung jawab kepada Herman Hery, Anggota DPR RI, Komisi III dan ajudannya sebagai pelaku penganiayaan. 

Dikatakan Petrus, pemberitaan yang hanya mendengar dari satu sumber yang mengaku sebagai korban yaitu saudara Ronny Kosasih Yuliarto, istri dan dua anaknya tanpa konfirmasi dan check and recheck kepada Herman Hery sebagai pihak yang disebut-sebut sebagai pelaku penganiayaan, jelas telah melanggar hak-hak Herman Hery.

“Karena selain Herman Hery bukan pelakunya, juga pemberitaan itu telah dilakukan secara sepihak dengan menyebutkan nama Herman Hery secara lengkap, tanpa menggunakan inisial,” kata Petrus.

Akibat isi pemberitaan yang demikian, tambah Petrus, jelas telah mencemarkan nama baik Herman Hery dengan segala kapasitas yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut.

“Oleh karena itu Herman Hery akan menggunakan segala haknya untuk membela diri melalui upaya hukum yang tersedia yaitu melaporkan saudara Ronny Yuliarto Kosasih yang telah memfitnah Herman Hery sebagai pihak yang disebut-sebut sebagai pelaku penganiayaan,” tegas Petrus.

Menurut Petrus, kronologi peristiwa kejadian di jalur busway pada 10 Juni 2018 adalah tidak benar sepanjang hal itu dikaitkan dengan Herman Hery sebagai pelaku.

“Karena itu berita yang menyebutkan bahwa Herman Hery sebagai pelaku pemukulan terhadap saudara Ronny Yuliarto Kosasih, jelas merupakan pembunuhan karakter terhadap Herman Hery, politis dan tendensius terlebih-lebih tanpa konfirmasi dan check and recheck.

--- Simon Leya

Komentar