Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

PENDIDIKAN Beasiswa SMAl Al Azhar 17 Karawang, Tidak Hanya Mencari Anak Pintar 06 Jul 2018 11:36

Article image
Kampus Sekolah Al Azhar Galuh Mas Karawang. (Foto: ist)
Dari pengalaman, anak dengan IQ rata-rata namun tekun belajar serta pantang menyerah, mampu mengalahkan kawan-kawannya yang memiliki IQ tinggi.

KARAWANG, IndonesiaSatu.co -- Beasiswa kerap dikaitkan dengan pencarian anak pintar saja, namun tidak demikian halnya dengan SMAI 17 Al Azhar Karawang. Persekolahan Islam yang berlokasi di kawasan Galuh Mas Karawang ini tidak hanya mencari anak pintar tapi juga memilih murid berbakat, berpotensi dan memiliki karakter kuat  untuk diberikan beasiswa.

“Untuk program beasiswa, kami tidak hanya mencari anak dengan IQ tinggi,” jelas Imam Sudiro Kepala Sekolah SMAI Al Azhar 17 Karawang.

“Kami juga mencari anak yang mau berjuang, kuat kemauannya serta tekun memecahkan masalah.”

Imam menilai, setiap anak memiliki kepandaian yang bervariasi dan IQ tidak selamanya bisa dijadikan patokan prestasi anak.

“Dari pengalaman saya, anak dengan IQ rata-rata namun tekun belajar serta pantang menyerah, mampu mengalahkan kawan-kawannya yang memiliki IQ tinggi.”

Untuk itu program beasiswa SMAI 17 Karawang didahului dengan membuka kesempatan bagi setiap peserta beasiswa untuk mengirimkan karya tulis, di mana dalam karya tulis peserta diwajibkan untuk menggambarkan atau menceritakan apa yang membuat mereka pantas untuk mendapatkan beasiswa dari SMAI Al Azhar 17. Setelah itu, calon murid yang lolos seleksi karya tulisnya   akan dipanggil untuk mengikuti psikotest dan wawancara, tujuannya untuk mengetahui apakah peserta beasiswa tersebut memiliki kepribadian kuat dan tekun.

“Penilaian ditentukan dari penjumlahan skor nilai karya tulis ditambah dengan hasil psikotest,” tambah Imam.

“Jadi meski nilai psikotestnya rendah, nilai karya tulis bisa menolong kandidat untuk mendapatkan beasiswa.” 

Saat ini program beasiswa SMAI Al Azhar 17  memasuki gelombang kedua. Pada gelombang pertama, program beasiswa diberikan kepada 10 kandidat yang berhasil mendapatkan beasiswa hingga lebih dari Rp 20 juta.

“Karena banyaknya permintaan, beasiswa kembali kami buka hingga 27 Juli,” lanjut Imam.

“Peserta dapat mendaftarkan langsung dan mengunggah karya tulis di website kami, atau datang langsung ke SMAI Al Azhar 17 di kawasan Galuh Mas.”

Al Azhar Karawang sendiri merupakan sekolah yang merupakan afiliasi dari Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (YPIA) dan dikelola oleh Yayasan Bina Prestasi Indonesia Gemilang (YBPIG). Di dalam kawasan Al Azhar Karawang berdiri KBI/TKI Al Azhar 36, SDI Al Azhar 41, SMPI Al Azhar 35 dan SMAI Al Azhar 17, yang semuanya dikelola oleh YBPIG.

Sekolah Al Azhar mulai dibangun di Karawang pada 2012 berkat kerja sama dengan, PT Galuh Citarum sebagai pengembang Kawasan Terpadu Galuh Mas. Dengan menggandeng Yayasan Persekolahan Islam terbaik di dunia ini, Galuh Mas kini menjadi kawasan peradaban baru yang tidak melupakan pentingnya dunia pendidikan.

Manajemen Galuh Mas tidak hanya membangun perumahan komersial dan kawasan bisnis saja, tapi  dilengkapi dengan sarana pendidikan, sarana ibadah, sarana kesehatan, dan sarana taman dan ruang hijau bagi masyarakat Karawang serta penghuni Galuh Mas. Dengan dibangunnya gedung Sekolah Al-Azhar, fasilitas Galuh Mas semakin lengkap. Murid-murid Sekolah Al Azhar nantinya akan menjadi orang yang berprestasi, sehigga bisa membanggakan Karawang dan Galuh Mas itu sendiri.

--- Simon Leya

Komentar