Breaking News

NASIONAL Beda Pandangan Menhan dan Denny Siregar Soal Enzo Zenz Allie 08 Aug 2019 14:02

Article image
Video tanya jawab antara Enzo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan bahasa Perancis viral. (Foto: Tribun News)
Ryamizard mengatakan, tak akan memberikan toleransi kepada siapapun prajurit TNI jika benar sebagai simpatisan HTI.

SOSOK pemuda blasteran Indonesia-Perancis, Enzo Zenz Allie telah menyita perhatian beberapa hari terakhir ini. Sejak video tanya jawab antara Enzo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menggunakan bahasa Perancis viral di media massa dan media sosial, tiba-tiba beredar video lain yang menghubungkannya dengan organisasi terlarang, Hizbut Tahir Indonesia (HTI).

Penasaran dengan sosok Enzo Ellie. Remaja blasteran Indonesia-Perancis yang viral karena lolos jadi anggota TNI. Iseng nyari akun FB-nya, wah ngeri-ngeri sedap juga rupanya. Anak ini bersama ibunya yang bernama Hadiati Basjuni Ellie terindikasi kuat sebagai simpatisan HTI. Pendukung khilafah dan anti pemerintah. Kalau ayahnya sendiri yang berkebangsaan Perancis, menurut informasi telah wafat. Bukan apa-apa, sekedar kewaspaan saja. Jangan sampai TNI ‘memelihara’ anak ular,” tulis akun Facebook bernama Salman Faris”.

Menanggapi ini, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta prajurit TNI harus taat pada UUD 45 dan Pancasila sebagai ideologi bangsa.

"Enggak ada urusan! Saya cari-cari dari Sabang sampai Merauke, mau cari itu di depan mata saya. Copot saja!" ujar Ryamizard di Istana Kepresidenan Jakarta hari ini, Rabu (7/8/2019).

Ryamizard mengatakan, tak akan memberikan toleransi kepada siapapun prajurit TNI jika benar sebagai simpatisan HTI.

"Kalau benar, saya suruh (Mabes TNI) berhentiin," tegas Ryamizard seperti dilansir Tempo.co.

Hasil gambar untuk enzo

Foto akun Facebook Enzo Zenz Allie dan ibunya yang isinya dinilai mendukung ide khilafah dan HTI. (Foto: Suara.com)

 

Dalam video, Panglima TNI terlihat bercakap-cakap dengan Enzo Zenz yang fasih berbahasa Prancis. Pria 18 tahun ini juga disebut mampu berkomunikasi dalam empat bahasa, yaitu Inggris, Arab, Prancis serta Indonesia.

"Dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang viral itu pull up-nya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat," kata Hadi Tjahjanto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Belakangan beredar tangkapan foto akun Facebook Enzo Zenz Allie dan ibunya yang isinya dinilai mendukung ide khilafah dan HTI.

Penulis lepas Denny Siregar dalam artikelnya berjudul “Bendera Hitam Enzo Allie”, menulis dari kejadian ini kita bisa tahu bahwa masih ada kekurangan dalam perekrutan di TNI. Jejak media sosial ternyata tidak diikutsertakan sehingga mereka bisa "kecolongan". Dan masyarakat lagi yang harus mengingatkan.

Tapi Denny mengimbau kita untuk berhenti menghujat Enzo. Karena Enzo ada dalam naungan organisasi besar yang mumpuni yang mampu mengubah ideologi seseorang seperti TNI. Mungkin butuh pengawasan khusus kepada remaja seperti Enzo, dan saya yakin TNI punya program seperti itu.

“Yang saya takutkan sebenarnya bukan remaja seperti Enzo yang masuk TNI, tetapi justru remaja-remaja lepas dan pengangguran yang mudah didoktrin oleh ustaz jalanan untuk menjadi pengantin. Mereka tidak bisa seperti Enzo yang berada dalam dekapan orang tua seperti TNI yang bisa mengarahkan mereka ke arah yang lebih baik,” papar Denny.

“Enzo bagi saya beruntung. Bisa saja jika bukan berada dalam organisasi TNI, kelak dia akan menjadi salah satu teroris yang ditakuti. Bisa saja,” pungkas Denny.

--- Simon Leya

Komentar