Breaking News

INFRASTRUKTUR Bendungan Mbay Segera Dibangun Waskita Karya, Kontrak Tahap I Senilai Rp700 Miliar 31 Aug 2021 09:32

Article image
MoU proyek paket I pembangunan Bendungan Mbay NTT.
Waskita mengerjakan Bendungan Mbay Tahap I dengan nilai kontrak Rp700 miliar dan waktu pelaksanaan 1.440 hari kalender.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) meraih kontrak baru dalam Proyek Strategis Nasional yaitu Bendungan Mbay di Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagakeo, Provinsi NTT.

Hal itu ditandai dengan penandatangan kontrak pembangunan Bendungan Mbay Paket I oleh Waskita yang diwakili oleh SVP Infrastructure I Division, I Nyoman Agus Pastima Kementerian PUPR yang diwakili oleh Yohanes Pabi, S.T.,M.SI.

Menurut I Nyoman Agus Pastima, untuk pendanaan pembangunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) murni tahun anggaran 2021-2025.

Nyoman juga menjelaskan nilai kontrak yang didapat Waskita untuk pembangunan ini sebesar Rp700 miliar.

“Waskita bersyukur kembali mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk mengerjakan salah satu proyek strategis nasional yaitu Bendungan Mbay di NTT," katanya, dikutip Indonesisatu dari laman Waskita, Selasa 31 Agustus 2021.

"Waskita mengerjakan Bendungan Mbay Tahap I dengan nilai kontrak Rp700 miliar dan waktu pelaksanaan 1.440 hari kalender,” imbuh Nyoman.

Dia menambakan, pembangunan nanti dimulai dengan jalan eksisting sepanjang 1,1 Km kemudian pembuatan jalan akses baru I sepanjang 6,3 Km dan jalan akses baru II sepanjang 1,8 Km.

"Kemudian Kita akan merelokasi jalan nasional sepanjang 1,1 Km lalu berikutnya ada main cofferdam atau pembersihan dan pencabutan akar lalu ke maindam,” lanjut Nyoman.

Nyoman juga menjelaskan pada pekerjaan maindam dibagi menjadi 3 zona kerja (sandaran kanan, sandaran kiri, danriverbed) mengingat area river bed dapat dilaksanakan setelah pengelakan.

Untuk pekerjaan Maindam Zona Sandaran Kanan Dan Sandaran Kiri yaitu pekerjaan timbunan random, concrete cap/capping dan grouting lalu ada pengelakan paket 2.

“Setelah pengelakan ada pekerjaan Maindam Zona River Bed yaitu concrete cap/capping, grouting, instrument, timbunan contact clay, timbunan inti, timbunan filter halus, timbunan random, dan timbunan riprap,” ucap Nyoman.

Perlu diketahui bahwa ada 6 lingkup pekerjaan yang akan dikerjakan Waskita yaitu pekerjaan persiapan, pekerjaan pembuatan atau relokasi atau rehabilitasi jalan.

Kemudian, bendungan utama, pekerjaan bangunan fasilitas dan penunjang, penyelenggaraan sistem manajemen kesehatan, dan pekerjaan lain-lain.

“Saya berharap pembangunan ini akan berjalan lancar dan bisa selesai tepat waktu,” tutur Nyoman.**

--- Sandy Javia

Komentar