Breaking News

HUKUM Benny Mamoto Ungkap Ada 37 Anggota FPI Gabung Kelompok Teroris 14 Dec 2020 10:32

Article image
Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto. (Foto: CNN Indonesia)
Sebanyak 37 orang anggota FPI terlibat terorisme, beraksi di Aceh, mengebom Polresta Cirebon, dan menyembunyikan teroris Noordin M Top.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Ada 37 anggota dan mantan anggota Front Pembela Islam (FPI) yang bergabung dalam kelompok teroris. Beberapa dari mereka kedapatan terlibat aksi teror.

Demikian diungkapkan Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto ketika berbicara  dalam program Crosscheck #From-Home by Medcom.id bertajuk Rizieq Ditangkap, Apa yang Terungkap?

“Saya buka datanya ada 37 anggota FPI atau dulunya anggota FPI yang kemudian gabung dengan JAD (Jamaah Ansharut Daulah) dengan MIT (Mujahidin Indonesia Timur) dan sebagainya yang terlibat aksi teror,” kata Benny.

Menurut dia, data itu didapat atas kapasitasnya sebagai Kepala Pusat Riset Ilmu Kepolisian dan Kajian Terorisme Universitas Indonesia (UI). Dia mengaku data itu minim diungkap ke publik.

“Data ini belum banyak dipublikasikan media massa,” ucap dia.

Sebanyak 37 orang itu juga disebutkan masih aktif sebagai anggota FPI ketika terlibat terorisme. Mereka beraksi di Aceh, mengebom Polresta Cirebon, dan menyembunyikan teroris Noordin M Top.

“Ada juga yang merakit bom,” ujar mantan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu.

Dia menegaskan data itu bukan rekayasa. Jejak proses hukum di pengadilan menjadi bukti keterlibatan 37 orang itu.

“Fakta yang telah terungkap dan sudah melewati proses hukum di pengadilan.’’

--- Simon Leya

Komentar