Breaking News

INTERNASIONAL Berbicara di Harvard, Merkel Kritik Kebijakan Perang Dagang Trump 31 May 2019 08:43

Article image
Kanselir Angela Merkel menerima gelar
Merkel: Semua pemimpin dunia mesti bersikap bijak untuk masyarakat global, tidak hanya untuk bangsanya sendiri, bertindak “terbuka dan bersama, bukan mengisolasi diri”.

CAMBRIDGE, IndonesiaSatu.co -- Kanselir Jerman Angela Merkel melontarkan kritik tidak langsung kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait konflik perdagangan global dan pola pikir unilateral.

Disitir dari Spiegel Online, Jumat (31/5/2019), hal itu dikemukakan Merkel dalam pidatonya di Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, AS, Kamis (30/5/2019).

Pada kesempatan itu Merkel dianugerahi gelar doctor honoris causa oleh universitas terkemuka di dunia itu atas perannya dalam kebijakan manusiawi terhadap imigran.

“Jauh lebih mendesak dari masa-masa sebelumnya, saat ini kita harus berpikir dan bertindak dalam bingkai multilateral, bukan lagi unilateral saja,” ungkap Merkel dalam pidatonya seperti dikutip dari Spiegel.de, Jumat (31/5/2019).

Sekitar 20 000 tamu terdiri para alumni, kerabat, dan profesor hadir dalam acara pengukuhan gelar doctor honoris causa bagi Kanselir Merkel.

Merkel memperingatkan, semua pemimpin dunia mesti bersikap bijak untuk kepentingan global, tidak hanya untuk bangsanya sendiri, bertindak “terbuka dan bersama, bukan mengisolasi diri”.

Ia menambahkan, proteksionisme dan perang dagang membahayakan perdagangan bebas dunia dan mengancam upaya-upaya menuju kesejahteraan masyarakat dunia.

Menurut sumber Spiegel.de, meski tidak menyebut nama Donald Trump, namun berbagai pihak memahami siapa yang dimaksudkan Merkel.

--- Rikard Mosa Dhae