Breaking News

NASIONAL Beri Kuliah Umum, Pangkostrad: Pahami Nilai-nilai Kebangsaan 24 Mar 2017 18:31

Article image
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan bertajuk “Great Leader” untuk Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, Medan, Jumat (24/3/2017). (Foto: Kapen Kostrad)
Pangkostrad menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dalam memperjuangkan tujuan berbangsa dan bernegara.

MEDAN, IndonesiaSatu.co -- Generasi muda, termasuk para mahasiswa memiliki tugas dan tanggung jawab menjaga dan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, para mahasiswa perlu mengetahui semangat dan nilai-nilai kebangsaan yang dimiliki bangsa Indonesia.  

Penegasan itu disampaikan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan bertajuk “Great Leader” untuk Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, Medan, Jumat (24/3/2017).

“Kita memiliki tugas untuk membela NKRI. Karena itu, sebagai generasi muda, kita harus bisa memahami nilai-nilai kebangsaan,” ujar Pangkostrad di depan 450  peserta kulih umum.

Edy Rahmayadi menegaskan, Negara Indonesia memiliki empat tujuan seperti tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Tujuan bernegara tersebut yakni, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah daerah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Negara dan rakyat Indonesia, kata Pangkostrad, berkewajiban untuk mewujudkan tujuan bernegara tersebut, sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Nilai-nilai kebangsaan itu pada hakikatnya merupakan nilai yang disepakati dan dipandang baik melekat pada diri setiap warga negara Indonesia,” ujarnya seperti dikutip dari siaran pers Kepala Penerangan Kostrad, Letnan Kolonel Inf Agus Bhakti.

Pangkostrad mengatakan, norma-norma dan etika yang terkandung dan menjadi ciri kepribadian bangsa tersebut bersumber pada empat konsensus dasar bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Konsepsi kebangsaan harus terus ditumbuhkan pada masyarakat, bangsa dan dikembangkan berstruktur yaitu berturut-turut pada tingkat kesadarannya,”ujarnya.

Pangkostrad menekankan pentingnya wawasan kebangsaan dalam memperjuangkan tujuan berbangsa dan bernegara.

"Saya tekankan kepada para peserta akan pentingnya memiliki wawasan kebangsaan untuk mencapai tujuan Indonesia," kata Pangkostrad.

Letjen TNI Edy juga menyampaikan terimakasih atas undangan kuliah umum tentang Wawasan Kebangsaan tersebut.

Mengakhiri kuliah umum yang berlangsung sekitar 2 jam itu, Pangkostrad  mengajak peserta untuk selalu taat berdoa, disiplin, mengedepankan kasih sayang, tidak berburuk sangka, menjadi teladan, tidak kenal menyerah, dan rela berkorban.

Selain para mahasiswa, kuliah umum tersebut juga dihadiri Rektor Universitas HKBP Nommensen Dr. Ir. Saban Malau, Wakil Rektor I, II, III, IV, serta  semua Dekan. Hadir juga Asrendam Kodam I Bukit Barisan, Aster  Kasdam I/BB, Kepala Hukum, Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Hukum dan Humaniter dan Dandim BS Medan. 

--- Very Herdiman

Komentar