Breaking News
  • Bekasi siapkan 1000 polisi kawal buruh pada May Day
  • Bupati Mojokerto ditetapkan tersangka suap dan gratifikasi
  • Evakuasi pesawat Lion belum selesai, bandara Gorontalo masih ditutup
  • INKA Mulai Kirim "LRT" ke Sumatera Selatan
  • Jokowi Akan Jajaki Ruas Jalan Trans Papua-Papua Barat

INTERNASIONAL Bertemu Jokowi, Mendagri Australia Undang Hadiri KTT ASEAN-Australia 06 Mar 2018 07:36

Article image
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Foto: Ist)
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, yang dalam pertemuan itu mendampingi Presiden Jokowi mengatakan bahwa Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, melalui Mendagri Australia mengundang Presiden untuk hadir dalam KTT ASEAN-Australia.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini menerima kunjungan kehormatan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Australia, Peter Dutton, yang baru saja ditunjuk pada Desember 2017 lalu. Kunjungan ke Indonesia ini merupakan kunjungannya yang pertama sejak ia dilantik sebagai Mendagri.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, yang dalam pertemuan itu mendampingi Presiden Jokowi mengatakan bahwa Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, melalui Mendagri Australia mengundang Presiden untuk hadir dalam KTT ASEAN-Australia.

Dalam kesempatan tersebut, Peter juga memperkenalkan dirinya kepada Presiden Jokowi dan menjelaskan tugas-tugasnya sebagai Mendagri.

“Mr. Peter melakukan kunjungan kehormatan kepada Bapak Presiden dan menyampaikan undangan Perdana Menteri Turnbull untuk hadir dalam ASEAN-Australia Summit di pertengahan bulan ini,” ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3/2018).

Presiden sendiri menyanggupi undangan yang diberikan tersebut dan berkenan untuk hadir dalam KTT ASEAN-Australia. Rencananya, Presiden Joko Widodo juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Malcolm Turnbull.

“Bapak Pesiden menyampaikan insyaallah akan hadir dan dalam pertemuan bilateralnya akan menyampaikan beberapa isu kepada Perdana Menteri Turnbull,” tuturnya.

Selain Retno, turut hadir mendampingi Presiden ialah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

--- Redem Kono

Komentar