Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

LINGKUNGAN HIDUP Bertemu PM Najib, Jokowi Dinilai Mampu Hadirkan Udara Bersih di Malaysia 22 Nov 2017 14:26

Article image
Presiden Jokowi bertemu dengan PM Malaysia Najib Razak. (Foto: Ist)
Najib mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini rakyat Malaysia bisa menikmati udara bersih. Sebelumnya, sering kali udara Malaysia tercemar oleh kiriman kabut asap kebakaran hutan di Indonesia.

KUCHING, IndonesiaSatu.co -- Mewakili masyarakat Malaysia, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak berterima kasih kepada pemerintahan Joko Widodo karena berkat kinerjanya kini sudah dua tahun terakhir Malaysia tidak terkena kabut asap kiriman dari Indonesia.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan langsung oleh Najib kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai melakukan pertemuan baik terbatas maupun bilateral di Hotel Hilton, Kuching, Malaysia. Najib mengatakan, sudah dua tahun ini udara Malaysia terbebas dari jerebu (kabut asap dalam bahasa Malaysia) kiriman dari Indonesia.

"Saya mau ucapkan terima kasih kepada kerajaan (pemerintah-red) Republik Indonesia. Sudah dua tahun Malaysia tidak alami masalah jerebu (debu)," ujar Najib di Hotel Hilton, Kuching, Sarawak, Malaysia, Rabu (22/11/2017).

"Terima kasih atas perhatian serius Indonesia," tambah Najib yang disambut tepuk tangan pejabat Malaysia yang hadir.

Najib mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini rakyat Malaysia bisa menikmati udara bersih. Sebelumnya, sering kali udara Malaysia tercemar oleh kiriman kabut asap kebakaran hutan di Indonesia.

"Ini memberikan kelegaan terhadap rakyat Malaysia, termasuk Sarawak. Cuacanya sudah lega, enak lah,"

Menanggapi pujian Najib, Jokowi tersenyum lebar. Sampai berita ini diturunkan, pertemuan tersebut masih berlanjut.

--- Redem Kono

Komentar