Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

MAKRO BI Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah 03 Jul 2018 18:12

Article image
Gubernur BI Perry Warjiyo. (Foto:Ist)
BI akan terus melakukan intervensi di pasar sekunder guna menstabilkan rupiah, di samping langkah menaikan suku bunga acuan.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan dua hal terkait dengan perkembangan nilai tukar Rupiah. Pertama terkait intervensi yang akan terus dilakukan untuk mengamankan rupiah selain kebijakan menaikan bunga acuan.

"Bank Indonesia terus melakukan serangkaian langkah stabilisasi, tidak hanya melalui kebijakan suku bunga yang terukur, namun juga melalui intervensi untuk memastikan tersedianya likuiditas dalam jumlah yang memadai baik valuta asing (valas) maupun Rupiah, serta melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar,"kata Perry di Jakarta, Selasa (3/7/2018).

Kedua, terkait dengan pergerakan nilai tukar Rupiah, Perry mengatakan bahwa hal tersebut harus diukur secara relatif dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Saat ini pelemahan nilai tukar terhadap USD juga tengah terjadi atau dialami oleh negara-negara regional. Secara relatif, pergerakan nilai tukar Rupiah tersebut masih terkendali (manageable) sebagai bagian dari fenomena global yang terjadi saat ini," katanya.

Ke depan, lanjut Perry, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian perkembangan ekonomi global, khususnya stabilitas nilai tukar Rupiah.

--- Sandy Romualdus

Komentar