Breaking News

KESEHATAN Biaya dan Prosedur Rapid Test Antigen di Bandara Soeta 17 Dec 2020 10:43

Article image
Lokasi s Rapid test antigen Bandara Soeta angat strategis karena berada di ruang terbuka yang dilengkapi area hijau. (Foto: BeritaTrans.com)
Rapid test antigen di Bandara Soetta selain tergolong lebih murah dibandingkan di rumah sakit, hasilnya bisa diketahui dengan cepat cukup menunggu 15 menit.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Pemerintah mengeluarkan aturan baru bagi masyarakat untuk melengkapi diri dengan hasil rapid test antigen Covid-19 bila ingin bepergian ke luar kota.

Syarat tersebut wajib bagi mereka yang bepergian menggunakan kereta api jarak jauh atau pesawat. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengemukakan alasan mengapa penumpang perlu melakukan rapid test antigen.

"Rapid test antigen ini memiliki sensitivitas yang lebih baik bila dibandingkan rapid test antibodi," kata Luhut dalam keterangan resminya yang dikutip pada Selasa (15/12/2020).

Luhut meminta penumpang kereta api rute jarak jauh mengantongi dokumen rapid test Antigen H-2 perjalanan.  Kebijakan yang sama berlaku untuk penumpang pesawat rute domestik selama masa angkut libur Natal dan tahun baru berlangsung.

Harga rapid test antigen bervariasi. Selain rumah sakit, rapid test antigen bisa dilakukan di bandara. PT Angkasa Pura II (Persero) alias AP II mengumumkan bahwa seluruh bandaranya menyediakan berbagai tes Covid-19 yang jadi syarat wajib bepergian.

Semua jenis tes tersedia di fasilitas Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), fasilitas Airport Health Center itu bisa dilakukan  di SMMILE Center Terminal 3.

 

Murah dan stretegis

Menurut President Director AP II Muhammad Awaluddin, biaya rapid test antigen di Bandara Soetta sebesar Rp 385 ribu. Selain tergolong lebih murah dibandingkan di rumah sakit, hasilnya bisa diketahui dengan cepat cukup menunggu 15 menit.

Rapid test antigen Bandara Soeta juga dilakukan di Airport Health Center SMMILE Center Terminal 3. Lokasi rapid test antigen Bandara Soeta sangat strategis karena berada di ruang terbuka yang dilengkapi area hijau dan area komersial sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.

"Airport Health Center merupakan inovasi perseroan dalam menyediakan layanan satu atap terkait kesehatan khususnya tes Covid-19, untuk menjaga kontribusi sektor penerbangan dalam mendukung aktivitas dan perekonomian dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," ujar Awaluddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/12/2020).

Airport Health Center juga dilengkapi dengan sistem teknologi informasi yang mendukung operasional dan mempermudah penumpang. Sistem teknologi informasi yang digunakan antara lain adalah digital self-service kiosk untuk memastikan keteraturan antrean.

Selain itu, terdapat juga sistem guna merekam data hasil tes dan juga tanggal keberangkatan penerbangan. Adapun khusus hasil tes yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta juga dapat diintegrasikan dengan aplikasi eHAC (electronic Health Alert Card).

Semakin lengkapnya layanan Airport Health Center ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru (nataru) 2020/2021.

Diperkirakan pada momen libur Natal dan tahun baru nanti antara tanggal 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, jumlah penumpang di bandara perseroan tersebut bakal mencapai sekitar 2,1 juta penumpang.

--- Simon Leya

Komentar