Breaking News

INTERNASIONAL Boeing Resmi Bekukan Armada 737 MAX di Seluruh Dunia 14 Mar 2019 11:05

Article image
Sebuah pesawat Boeing 737 Max 8 lepas landas di Bandara Arlington, Virginia, AS. (Foto:Andrew Caballero-Reynolds/AFP/sz.de)
Bukti baru yang ditemukan menunjukkan pola [penerbangan] dan pergerakan Ethiopian Airlines ET 302 sangat mirip dengan penerbangan Lion Air JT 610.

Washington DC, IndonesiaSatu.co Perusahaan produsen pesawat terbang Boeing resmi mengeluarkan larangan terbang terhadap armada 737 Max di seluruh dunia, Rabu (13/3/2019) waktu setempat.

Seperti dilansir Sueddeutsche Zeitung/sz.de, Kamis (14/3/2019), keputusan Boeing itu diambil setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines di Boshaftu, sekitar 50 kilometer dari Addis Ababa, Ethiopia, Minggu (10/3/2019) pagi waktu setempat.

Dalam keterangannya, manajemen Boieng mengatakan akan menangguhkan semua 371 pesawat Boeing 737 Max yang telah digunakan oleh berbagai maskapai.

Otoritas penerbangan sipil AS, Federal Aviation Administration (FAA), menyebutkan, larangan terbang sementara pesawat-pesawat Boeing 737 Max ditetapkan berdasarkan bukti baru di lokasi dan data-data satelit.

Hingga kemarin, FAA menyatakan pesawat-pesawat Boeing 737 MAX 8 masih  dalam batas aman untuk penerbangan meski sejumlah besar negara telah menghentikan penggunaannya.

Otoritas Boeing menyatakan, salah satu bukti yang menjadi pertimbangan FAA menunjukkan kemiripan yang amat jelas antara tragedi Max 8 Ethiopian Airlines dan Lion Air.

Meski demikian, tidak ada penjelasan lebih rinci mengenai bukti tersebut.

“Menjadi sangat jelas bagi semua pihak, bahwa bukti yang kami temukan di darat (lokasi kecelakaan) menunjukkan pola [penerbangan] dan pergerakan Ethiopian Airlines sangat dekat dan mirip dengan penerbangan (sebelum kecelakaan) Lion Air," demikian salah satu keterangan FAA seperti dikutip dari sz.de, Kamis (14/3/2019).

--- Rikard Mosa Dhae