Breaking News

KEAMANAN Bom Bunuh Diri Sibolga, Potongan Jasad Terlempar 70 Meter 13 Mar 2019 16:25

Article image
Suasana saat Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dan Tim Gegana lakukan penggeledahan di kediaman rumah Simanjuntak, Jalan Kutilang, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan. (Foto: Tribun Medan)
Menurut Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, pelaku meledakkan diri dengan menggunakan bom lontong rakitan. Jasadnya sudah tak utuh saat dievakuasi ke RS Sibolga.

SIBOLGA, IndonesiaSatu.co -- Istri terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di Sibolga tidak mengindahkan imbauan polisi untuk menyerahkan diri. Dia lebih memilih meledakkan dirinya.

Menurut Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, pelaku meledakkan diri dengan menggunakan bom lontong rakitan. Jasadnya sudah tak utuh saat dievakuasi ke RS Sibolga.

"Ada potongan tubuh. Terlempar dari lokasi sekitar 70 meter," ujar Agus Andrianto, Rabu (13/3/2019) seperti dikutip dari detik.com

Istri terduga teroris Abu Hamzah itu meledakkan diri sekitar pukul 01.20 WIB, Rabu (13/3). Sebelumnya, dia bersama anaknya diminta menyerahkan diri seusai penangkapan Abu Hamzah pada Selasa (12/3/2019) siang.
 "Upaya negosiasi sudah kita lakukan, kita bujuk, kita gandeng ulama," sambung Agus.

Selain di rumah Abu Hamzah di Jl KH Ahmad Dahlan, tim Densus 88 Antiteror mendatangi satu rumah di Jl Kutilang. Di situ, polisi meledakkan benda diduga bom (disposal). 

"Kejadian di Sibolga merupakan pengembangan penangkapan Densus 88 jaringan ISIS di Sumatera. Densus bergerak, dan ditangkap satu terduga di Lampung dengan pengembangan di Sibolga. Tim bergerak di Sibolga, ada tiga orang ditangkap, selain Abu Hamzah, ada AHH dan AR alias D," papar Agus.

--- Simon Leya

Komentar