Breaking News
  • BI Sudah Habiskan Rp 11 T untuk Kuatkan Rupiah
  • Gempa 7,8 SR Guncang Fiji
  • Kemensos: Bansos Saja Tak Cukup Tangani Kemiskinan
  • Resmi! Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka 19 September
  • Wadahi Mahasiswa yang Suka Piknik, Kemenpar Resmikan GenPI UBM

HUKUM BPN Prabowo-Sandiaga: Polisi Tidak Cantumkan Gelar Profesor, Amien Rais Tolak Diperiksa 09 Oct 2018 06:02

Article image
Politisi PAN Amien Rais. (Foto: Ist)
Surat pemanggilan Polda Metro Jaya salah menulis nama Amien Rais saat hendak diperiksa pada Jumat (5/10/2018) pekan lalu.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Amien Rais menolak panggilan polisi untuk dimintai klarifikasi terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet karena salah nama. Surat pemanggilan Polda Metro Jaya salah menulis nama Amien Rais saat mau diperiksa pada Jumat (5/10/2018) pekan lalu.

Hal ini diungkapkan Direktorat Hukum Tim Sukses Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, Surya Imam Wahyudi di Rumah Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

"Panggilan pertama ke Pak Amien itu ada terjadi kesalahan administrasi. Karena nama Pak Amien itu yang benar Profesor Dr Haji Muhammad Amien Rais, di sini namanya salah sehingga bapak tak datang," ungkap Surya.

Kemudian, kata Surya, timnya langsung menyampaikan koreksi kepada pihak kepolisian bahwa harus ada ralat dalam penulisan nama Amien Rais.

Namun, kejadian tersebut terulang kembali pada penulisan nama pada surat panggilan kedua. Dirinya lantas meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih teliti dalam penulisan nama.

Pada dasarnya, Surya mengklaim, Amien adalah sosok yang taat hukum. Amien Rais juga diakuinya menghormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh pihak kepolisian.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya meminta Amien Rais datang untuk diperiksa terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet pada Jumat pekan lalu. Namun, Amien mangkir.

Alhasil, polisi kembali menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Amien pada Rabu (10/10/2018) lusa.

--- Redem Kono

Komentar