Breaking News

NASIONAL Buka Puasa Bersama TNI-Polri, Presiden Jokowi: Rakyat Senang TNI-Polri Solid 17 May 2019 02:39

Article image
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pada acara buka puasa bersama keluarga besar TNI-Polri dan masyarakat di Jakarta. ( Foto: ANTARA)
"Seluruh rakyat Indonesia telah menyaksikan soliditas TNI dan Polri," sanjung Presiden.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) berkesempatan menghadiri acara buka puasa bersama dengan jajaran TNI dan Polri di lapangan Monas, Jakarta, Kamis (16/519).  

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI dan Polri dalam mengamankan pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019. Presiden pun mengapresiasi kerja keras dua institusi tersebut.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit TNI dan Polri di seluruh Tanah Air atas dedikasi, atas kerja keras dalam setiap pelaksanaan tugas, atas kerja profesional, sehingga Pemilu tanggal 17 April berjalan demokratis, jujur, adil, aman dan damai. Saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi atas kerja keras itu,” kata Presiden dilansir beritasatu.com.

Presiden juga mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan negara besar.

“Jangan sampai ada yang berpendapat bahwa negara ini negara kecil. Negara kita, NKRI adalah negara besar dengan bermacam suku agama, ras, budaya, adat, tradisi yang berbeda-beda,” ujar Presiden.

Presiden mengharapkan agar dengan situasi saat ini dan seterusnya, negara ini akan aman. Terus aman, karena stabilitas politik dan keamanan adalah syarat mutlak bagi pembangunan bangsa Indonesia.

"Pembangunan nasional tidak akan berjalan sukses jika stabilitas keamanan dan politik tidak terjaga dengan baik, termasuk apabila TNI dan Polri ini tidak solid dan bersatu. Seluruh rakyat Indonesia telah menyaksikan soliditas TNI dan Polri," sanjung Presiden.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengakui bahwa saat ini pemerintah dapat bekerja membangun negara ini, karena TNI dan Polri sangat solid dan sangat bersatu.

"Itu dilihat rakyat, itu rakyat yang bicara. Saya hanya mendengar saja. Rakyat senang kalau melihat TNI dan Polri ini bersatu,” tutur Presiden.

Menjaga Keutuhan NKRI

Presiden Jokowi berharap agar TNI dan Polri senantiasa merangkul elemen-elemen masyarakat. Tujuannya demi kebersamaan membangun bangsa. Presiden menekankan agar TNI dan Polri dapat menghalau paham maupun kelompok yang menentang konstitusi.

“TNI dan Polri harus solid untuk menghalau paham dan kekuatan yang tidak sesuai dengan konstitusi kita dan tidak sesuai dengan Pancasila. Memangkas bibit-bibit terorisme yang dapat mengancam keutuhan negara kita, NKRI,” tegas Presiden.

Pada bagian lain, Presiden menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus bekerja keras meningkatkan kapasitas TNI dan Polri. Presiden mengakui bahwa ketika Rapat Pimpinan (rapim) TNI dan Polri 2019, dirinya menyampaikan bahwa tugas TNI dan Polri kian berat.

"Oleh sebab itu, tidak lama lagi saya akan menandatangani penambahan jabatan perwira tinggi TNI. Nanti akan ada tambahan jumlahnya kurang lebih 100 lagi perwira tinggi TNI. Akan kita kaji terus. Tadi saya sudah cek, rancanganya masih di Kemhan (Kementerian Pertahanan). Mungkin minggu-minggu depan sudah sampai di meja saya,” imbuh Presiden.

Presiden juga menyatakan, pemerintah telah memperhatikan kesejahteraan TNI dan Polri.

"Pada tahun 2018, tunjangan kinerja sudah naik, demikian pula anggaran operasional Babinsa. Sementara pada 2019, gaji dinaikkan 5 persen. Angka kenaikan memang baru lima persen, karena ekonomi nasional yang diharapkan meningkat tajam, masih terkendala penurunan kondisi global," terang Presiden.

Presiden juga mengaku telah menandatangani pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

“Saya juga sudah menetapkan, sudah saya tandatangani pemberian THR. Insyaallah, dapat diterima di akhir bulan ini, paling lambat. Gaji ke-13 di bulan Juli. Jadi sekali lagi, THR dapat diterima akhir Mei dan gaji ke-13 akan diterima di bulan Juli nanti,” pungkas Presiden.

--- Guche Montero

Komentar