Breaking News

HUKUM Buntut Proyek Puskesmas Tuanggeo-Palu'e Mangkrak, Kejari Sikka Segera Tindaklanjuti 06 Mar 2020 09:01

Article image
Kondisi Puskesmas Rawat Jalan Tuanggeo, Kecamatan Palue yang dibiarkan mangkrak. (Foto: Ist)
"Dalam waktu dekat, kami akan ke Palu'e guna melihat langsung kondisi Puskesmas rawat jalan yang mangkrak itu," kata Jeremias.

MAUMERE, IndonsiaSatu.co-- Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere, Kabupaten Sikka, segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat Palu'e terkait proyek pembangunan Puskesmas rawat jalan Tuanggeo di Kecamatan Palue yang sudah 10 tahun lebih dibiarkan mangkrak tanpa penyelesaian sejak dikerjakan tahun 2007 silam.

Dilansir Kumparan.com, Kepala Kejari Maumere, Azman Tanjung melalui Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Jeremias Penna, didampingi Kepala Seksi Intelijen, Cornelis S.Oematan, mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan usai pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat Palu'e.

"Pengaduan dari masyarakat sudah kami terima. Mereka juga menyerahkan dokumen terkait proyek Puskesmas Tuanggeo yang dikerjakan tahun 2007 ini," ungkap Jeremias Pena, Rabu (4/3/20) di ruang kerjanya.

Jeremias menegaskan bahwa dengan adanya pengaduan masyarakat, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Jabupaten Sikka untuk meminta keterangan serta memeriksa para pejabat terkait yang mengetahui dan bertanggung jawab terhadap pembangunan Puskesmas Rawat Jalan Tuanggeo tersebut.

"Dalam waktu dekat, kami akan ke Palu'e guna melihat langsung kondisi Puskesmas rawat jalan yang mangkrak itu," katanya.

Berdasarkan informasi, proyek pembangunan Puskesmas Rawat Jalan Tuanggeo dibangun pada tahun 2007 dan seharus selesai pada tahun 2010 lalu. Namun, hingga kini proyek senilai Rp 800 juta itu tidak pernah diselesaikan. 

--- Guche Montero

Komentar