Breaking News

REGIONAL Bupati Pegunungan Bintang Komit Berantas Korupsi, KOMPAK Indonesia: Jangan Hanya Slogan! 12 Mar 2021 08:55

Article image
Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa. (Foto: Dokpri GS)
"Prinsipnya, Korupsi adalah kejahatan yang harus menjadi musuh bersama untuk dicegah dan diberantas. Hukum harus menjadi ujung tombak bagi para koruptor," tandas Gabriel.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Koalisi Masyarakat untuk Pemberantasan Koupsi (KOMPAK) Indonesia menagih komitmen dan tekad Bupati-Wakil Bupati Pegunungan Bintang, Spei Bidana-Piter, yang memiliki Visi pemberantasan Korupsi hingga ke akar-akarnya di Pegunungan Bintang dalam Program 100 Hari Kerja.

"Publik menanti komitmen Bupati dan Wakil Bupati melalui gebrakan nyata pemberantasan korupai, bukan sekedar wacana dan slogan," ungkap Ketua KOMPAK Indonesia, Gabriel Goa, dalam keterangan tertulis kepada media ini, Kamis (11/3/2021).

Gabriel menegaskan bahwa pihaknya mendukung dan terus mengawal realisasi komitmen Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang setelah dilantik agar konsisten dengan visi-misi pemberantasan korupsi sebagai salah satu spirit perubahan dan kemajuan pembangunan di daerah tersebut.

Menurut Gabriel, komitmen tersebut baik upaya pencegahan maupun pemberantasan tindak pidana korupsi yang merampas hak-hak ekonomi, sosial dan budaya (ekosob) masyarakat Pegunungan Bintang.

"Pegunungan Bintang harus jadi daerah Bebas KKN. Maka, perlu kerjasama dengan lembaga KPK RI, BPK RI dan BPKP RI guna melakukan audit investigasi terhadao semua proyek-proyek di Pegunungan Bintang," ujar Gabriel.

Gabriel juga menekankan pentingnya pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pegunungan Bintang dengan membangun kerjasama dengan Lembaga Pendidikan yang memiliki reputasi nasional dan internasional seperti Kolese Kanisius.

"Kesejahteraan rakyat Pegunungan Bintang harus menjadi prioritas utama, terutama di distrik-distrik, melalui kerjasama yang sinergis dengan Lembaga Agama dan LSM yang memiliki integritas pro-rakyat kecil bukan pro Perampok Uang Rakyat," sentil Gabriel.

Tak lupa, Gabriel menegaskan bahwa KOMPAK Indonesia akan terus mengawal ketat penuntasan kasus korupsi Pegunungan Bintang di KPK RI dan Polda Papua agar segera diproses hukum.

"Prinsipnya, Korupsi adalah kejahatan yang harus menjadi musuh bersama untuk dicegah dan diberantas. Hukum harus menjadi ujung tombak bagi para koruptor," tandas Gabriel.

--- Guche Montero

Komentar