Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

INVESTASI Cari Alternatif Pendanaan, Jasa Marga Terbitkan Sekuritisasi Pendapatan Tol 20 Aug 2017 21:45

Article image
Aktivitas di gerbang tol yang dioperasikan PT Jasa Marga Tbk (Foto: Ist)
Saat ini, Jaa Marga tengah melakukan pembangunan 16 jalan tol baru hingga tahun 2019, dimana sebanyak 5 jalan tol telah beroperasi sebagian dan 11 jalan tol masih dalam tahap pembebasan Iahan dan konstruksi.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Hingga Semester 1 Tahun 2017, PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah mengoperasikan 15 jaian tol dengan total 600 km dan saat ini tengah melakukan pembangunan 16 jalan tol baru hingga tahun 2019, dimana sebanyak 5 jalan tol telah beroperasi sebagian dan 11 jalan tol masih dalam tahap pembebasan Iahan dan konstruksi.

Di tengah keagresifan Perseroan yang menargetkan untuk dapat mengoperasikan 210 km jalan tol baru pada tahun 2017.

Jasa Marga berhasil membukukan total Laba Bersih sebesar Rp 1,016 miliar pada Semester 1 tahun 2017. Jumlah tersebut meningkat sebesar 9,79% dibandingkan periode Semester l 2016 sebesar Rp 925 miliar. Peningkatan Laba Bersih ini ditopang oleh peningkatan Pendapatan Tol dan Usaha Lain yang mencapai Rp 4,53 triliun atau meningkat 7,47% dibandingkan Semester 1 2016.

Dari sisi Pendapatan Tol, Jasa Marga berhasil mencapai Rp 3,99 Triliun atau naik sebesar 2,75% dibandingkan tahun sebeiumnya Rp 3,88 Triliun. Sementara untuk Pendapatan Usaha lain berhasil mencapai Rp 543 miliar atau naik sebesar 62,03% dari Semester 1 tahun 2016 yaitu sebesar Rp 335 miliar.

Pada sisi EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation & Amortization), kinerja Jasa Marga juga mencerminkan hasil yang cukup baik, dimana seiring dengan aktivitas investasi yang dilakukan, Jasa Marga berhasil memperoleh EBITDA sebesar Rp 2,62 Triiiun, tumbuh 6,55% dibandingkan Semester 1 2016 dan mencapai margin EBITDA sebesar 57,94%.

Aktivitas konstruksi ruas-ruas jalan tol baru tercermin pada realisasi pendapatan konstruksi yang mencapai Rp 8,57 triliun atau naik sebesar 243,15% dari tahun 2016 Rp 2,50 triliun. Kegiatan ekspansi Perseroan juga teriihat dari total nilai aset yang mencapai Rp 65,81 triliun meningkat 23,01% dari tahun lalu sebesar Rp 53,50 triliun yang mana ekspansi tersebut dilakukan Perseroan untuk pertumbuhan jangka panjang.

Di sisi Investasi, pada tanggal 3 Agustus 2017, Jasa Marga telah mengoperasikan Jalan Tol GempoI-Pasuruan Segmen GempoI-Bangil (Gempoi Junction-Bangil) (6,80 km) yang melengkapi Segmen Bangil-Rembang (7,10 km) yang telah beroperasi sejak April 2017, sehingga saat ini Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi Gempol-Rembang telah beroperasi penuh. Selain itu pada Triwulan 3 Tahun 2017, Jasa Marga juga merencanakan akan mengoperasikan Jalan Tol Semarang-Solo seksi Bawen-Salatiga (17,50 km) dimana saat ini progres konstruksi jalan toi tersebut telah mencapai 100%.

Progress Konstruksi Jalan Tol

Progres konstruksi jalan tol Jasa Marga hingga 30 Juni 2017 yang direncanakan akan beroperasi di akhir tahun 2017 antara lain, jalan Tol Surabaya-Mojokerto seksi Sepanjang-Krian (15,50 km), progres pekerjaan konstruksi sudah mencapai 90,54%.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (41,69 km), progres pekerjaan konstruksi 81,51%, Jalan Tol Solo-Ngawi (90,25 km), progres pekerjaan konstruksi 66,85%, Jalan Tol Ngawi-Kertosono (25,00 km), progres pekerjaan konstruksi 73.97%  dan Jalan Tol GempoI-Pasuruan seksi Rembang-Pasuruan (6,60 km), progres pekerjaan konstruksi 20,85%.

 

--- Ernie Elu Wea

Komentar