Breaking News
  • Ada 70.000 ibu hamil dan menyusui di antara pengungsi Rohingya
  • ASEAN Para Games - Doni Yulianto sumbang emas nomor kursi roda 1.500m
  • Kemenperin buka rekrutmen PNS untuk 380 formasi
  • Malaka, NTT diguncang gempa
  • Menhub: uji coba Transjabodetabek hasilnya kurang maksimal

PARIWISATA Cek Persiapan Tour De Flores, Kapolri Mampir ke Pulau Komodo 27 Jun 2017 15:42

Article image
Kapolri dan rombongan saat tiba di bandara Komodo, Labuan Bajo. (Foto: Viva)
Sesuai agenda, Kapolri Tito juga menyelam di Taman Nasional Komodo sekaligus untuk memantau keadaan terumbu karang di kawasan tersebut.

LABUAN BAJO, IndonesiaSatu.co -- Keindahan alam Flores, khususnya panorama wisata di Labuan Bajo terus memikat wisatawan lokal hingga mancanegara. Tak terkecuali, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian bersama keluarga juga berkunjung ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Seperti diberitakan ViVA.co.id, Tito bersama keluarga tiba di Bandara Internasional Labuan Bajo, sekira pukul 11.45 WITA, Selasa, 27 Juni 2017. Mantan Kepala BNPT ini tampak santai dengan jaket hitam, namun tanpa menggunakan seragam Kepolisian.

Sontak kehadiran Tito mengundang perhatian warga di sekitar bandara. Beberapa warga bahkan sempat mengabadikan foto bersama dengannya.

Dari Bandara Internasional Labuan Bajo, Tito bersama rombongan langsung bergerak ke Pelabuhan Pelni Labuan Bajo dan naik ke Kapal Pesiar. Sejatinya tujuan kedatangan Tito ke Labuan Bajo untuk berkunjung ke Taman Nasional Komodo. Kapolri dan rombongan pun menginap di pulau.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Supiyanto mengatakan, Kapolri Tito yang berada di Labuan Bajo hingga Rabu, 28 Juni 2017 bukan dalam rangka liburan. Dia menuturkan, kedatangan Tito juga sekaligus memantau pengamanan persiapan jelang Tour de Flores.

"Bukan liburan, tapi memantau persiapan pengamanan Tour de Flores. Terutama terkait isu-isu terorisme dari Bima NTB," kata Supiyanto.

Dia melanjutkan, sesuai agenda, Kapolri Tito akan menyelam di Taman Nasional Komodo sekaligus untuk memantau keadaan terumbu karang di kawasan tersebut. "Sekalian cek kerusakan terumbu karang akibat bom ikan," tutur dia.

Taman Nasional Komodo merupakan destinasi kelas dunia, karena keunikan alamnya sebagai satu-satunya habitat binatang purba Komodo di dunia. Taman ini juga telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia sejak tahun 1991.

Taman nasional ini terdiri atas tiga pulau besar Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Padar, serta beberapa pulau kecil. Taman ini merupakan habitat sekitar 2.500 ekor Komodo.

--- Sandy Romualdus

Komentar