Breaking News
  • Banjir landa 21 kelurahan di Tebing Tinggi
  • Imigrasi Ngurah Rai beri "exit pass" seminggu bagi wisman
  • Jokowi: Kawasan GBK Harus Jadi Ruang Publik Bagi Masyarakat
  • PVMBG: gas SO2 Gunung Agung menurun
  • Sebanyak 50 ton ikan Danau Maninjau mati

INFRASTRUKTUR CIMB Niaga Biayai Proyek Infrastruktur Pemerintah Senilai Rp3,78 Triliun 30 Dec 2017 00:55

Article image
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkomitmen mendukung dan aktif berpartisipasi dalam pembiayaan proyek infrastruktur pemerintah. (Foto: ist)
Dana tersebut untuk membiayai LRT Jabodebek sebesar Rp2,78 triliun dan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar senilai Rp1 triliun.

JAKARTA, IndonesiaSatu.co -- Selaras dengan aspirasi pemerintah Republik Indonesia untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkomitmen mendukung dan aktif berpartisipasi dalam pembiayaan proyek Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) sebesar Rp2,78 triliun dan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar senilai Rp1 triliun. Total kredit yang dikucurkan untuk dua proyek tersebut mencapai Rp3,78 triliun.

Untuk diketahui, secara total proyek LRT Jabodebek tahap 1 menghabiskan dana senilai Rp29,9 triliun. Nantinya, LRT Jabodebek akan melayani rute Cawang – Cibubur, Cawang – Kuningan – Dukuh Atas, dan Cawang – Bekasi Timur.

Adapun proyek Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, total nilai investasinya mencapai Rp16,7 triliun. Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar merupakan bagian dari 24 ruas Jalan Tol Trans-Sumatera. Proyek sepanjang 140 km ini diharapkan dapat selesai sesuai rencana pada 2019, sehingga dapat meningkatkan investasi dan mengurangi biaya transportasi di wilayah Sumatera.

Dalam kedua proyek infrastruktur tersebut, CIMB Niaga bersama enam institusi keuangan lainnya bertindak sebagai Joint Mandate Lead Arranger and Bookrunner (JMLAB). Fasilitas kredit sindikasi yang diberikan JMLAB dalam proyek LRT Jabodebek tahap 1 kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar Rp19,25 triliun. Adapun partisipasi CIMB Niaga dalam pembiayaan tersebut senilai Rp2,78 triliun. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Jakarta, Jumat (29/12).

Sementara perjanjian kredit pembiayaan sindikasi proyek Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dengan PT Hutama Karya (Persero) ditandatangani pada Rabu (27/12/2017) di Jakarta. Total kredit investasi sindikasi yang diberikan perbankan sebesar Rp8,06 triliun. Dalam proyek ini, CIMB Niaga berpartisipasi sebesar Rp1 triliun.

“Kami bangga dapat berkontribusi mendukung pembangunan proyek infrastruktur pemerintah yang merupakan langkah tepat bagi percepatan pertumbuhan ekonomi. Apalagi LRT adalah sebuah proyek landmark sistem transportasi massal yang cepat, aman, dan terjangkau. Kami secara penuh mendukung rencana pemerintah agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu serta mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera guna mempercepat distribusi barang, penghematan biaya distribusi barang, percepatan serta pemerataan ekonomi di Sumatera,” kata Direktur Treasury and Capital Market CIMB Niaga John Simon.

Sebagai Bank Umum Kegiatan Usaha 4 (kategori bank tertinggi dari sisi modal inti/Tier-1) di Indonesia, CIMB Niaga siap mendukung proyek infrastruktur pemerintah. “Bagi kami, keikutsertaan dalam berbagai proyek infrastruktur pemerintah selain sebagai bentuk dukungan nyata untuk memajukan ekonomi Indonesia, kami melihat bisa menjadi peluang bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit,” ungkap John.

Hingga September 2017, posisi penyaluran kredit CIMB Niaga mencapai Rp178,8 triliun. Pada beberapa segmen, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan double digit seperti KPR yang tumbuh 12,1% year-on-year/Y-o-Y dan SME yang naik 14,5% Y-o-Y. Selain itu, untuk kredit korporasi, khususnya pada top tier corporate jumlahnya juga meningkat 12%-13% Y-o-Y.

--- Sandy Romualdus

Komentar