Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

BOLA Comeback, AS Roma Depak Barcelona dari Liga Champions 11 Apr 2018 11:20

Article image
Selebrasi para pemain dan official AS Roma usai lolos ke babak Semifinal Liga Cahmapions (Foto: Ist)
Berkat hasil ini, AS Roma berhak lolos ke babak semifinal berkat keunggulan gol tandang meski skor agregat sama kuat 4-4. Sementara Barcelona harus tersingkir dari ajang Liga Champions.

ROMA, IndonesiaSatu.co-- AS Roma sukses membalikkan keadaan saat melakoni pertandingan leg kedua perempatfinal Liga Champions yang berlangsung di Olimpico, Rabu (11/4/18) dinihari WIB.

Tampil agresif sepanjang laga, Giallorossi akhirnya menggilas Barcelona 3-0 untuk merebut tiket semifinal berkat gol Edin Dzeko, Daniele De Rossi dan gol pemangkas Kostas Manolas. Meski skor agregat 4-4, namun Roma berhak lolos ke babak semifinal berkat satu gol tandang di markas Barcelona.

Dilansir Sport.detik.com, setelah kalah 1-4 di Camp Nou pada leg pertama, Roma langsung tampil ofensif sejak kick-off. Tim tuan rumah memaksa Barca lebih banyak bertahan. Namun, Barca lebih dulu mendapatkan peluang. Tembakan Sergi Roberto pada menit keempat mengarah ke gawang Roma, tapi bisa diamankan oleh kiper Alisson Becker dengan relatif mudah.

Roma membuka keunggulannya melalui gol Dzeko pada menit keenam. Mendapatkan umpan lambung dari De Rossi, Dzeko yang berlari di antara Jordi Alba dan Samuel Umtiti sukses menggetarkan gawang Barca lewat sontekan jarak dekat.

Barca berpeluang menyamakan skor pada menit kesepuluh. Lionel Messi mencoba memanfaatkan situasi tendangan bebas, tapi tembakannya melambung.

Patrik Schick gagal memaksimalkan sebuah kesempatan bagus untuk menambah keunggulan Roma. Schick dengan bebas menyundul umpan silang dari Federico Fazio, tapi arahnya masih melenceng.

Roma yang terus menekan Barca kembali mendapatkan peluang pada menit ke-37. Dzeko meneruskan umpan silang Alessandro Florenzi dari sisi kanan dengan sundulan namun sundulannya ditepis oleh penjaga gawang Barca, Marc-Andre ter Stegen.

Barca yang kesulitan mengembangkan permainan akhirnya cuma bisa memanfaatkan situasi bola mati. Pada menit ke-41, Messi kembali mengeksekusi tendangan bebas, tapi arahnya masih jauh melambung. Skor 1-0 belum berubah hingga jeda babak pertama dengan Barca sementara tetap unggul agregat 4-2.

Roma mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-58 menyusul pelanggaran Gerard Pique terhadap Dzeko di mulut gawang. De Rossi maju sebagai algojo dan sukses menaklukkan Ter Stegen. Roma pun memimpin 2-0.

Gol De Rossi tersebut membuat Roma makin bersemangat untuk menggempur Barca. Radja Nainggolan punya kans pada menit ke-68, tapi gagal memaksimalkan umpan Dzeko karena tembakannya bisa diamankan oleh Ter Stegen. Tidak berselang lama, giliran De Rossi yang mengancam gawang Barca namun sundulannya masih melenceng tipis.

Sementara itu, Barca benar-benar kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Percobaan Messi pada menit ke-74 juga tidak membuahkan gol karena tembakannya ditangkap Alisson dengan mudah.

Roma nyaris mencetak gol ketiganya lima menit kemudian. Stephan El Shaarawy menyontek umpan silang dari Florenzi, tapi Ter Stegen menunjukkan refleks yang sangat baik untuk menepisnya.

Seisi Olimpico bergemuruh ketika Manolas mencetak gol pada menit ke-82. Bek asal Yunani itu berdiri di tiang dekat untuk menyundul bola sepak pojok Cengiz Under ke dalam gawang Barca. Roma unggul 3-0.

Di sisa waktu, Barca tak punya pilihan selain balik menggempur Roma habis-habisan. Namun, upaya mereka tidak menghasilkan gol balasan hingga laga usai.

Berkat hasil ini, AS Roma berhak lolos ke babak semifinal berkat keunggulan gol tandang meski skor agregat sama kuat 4-4. Sementara Barcelona harus tersingkir dari ajang Liga Champions.

--- Guche Montero

Komentar