Breaking News
  • Bos First Travel Andika Divonis 20 Tahun, Istrinya 18 Tahun
  • Dolar AS Melambung, Harga Premium dan Solar Tak Naik Tahun Ini
  • Hendropriyono: TNI/Polri Jangan Takut Tegakkan Hukum
  • JK: Eks Koruptor Dilarang Nyaleg Agar Wibawa DPR Baik
  • Jonan Targetkan Akuisisi Saham Freeport Rampung Juni

BOLA Comeback, Juventus Singkirkan Spurs dari Liga Champions 08 Mar 2018 23:28

Article image
Selebrasi para pemain Juventus usai lolos ke babak perempatfinal Liga Champions dengan menyingkirkan Spurs (Foto:Ist)
Sempat tertinggal, Bianconeri akhirnya berbalik unggul dan menang tipis 2-sehingga meloloskan mereka ke babak perempatfinal dengan keunggulan agregat 4-3 setelah pada leg pertama di Turin berakhir imbang 2-2.

LONDON, IndonesiaSatu.co-- Tim wakil Italia, Juventus bangkit dari ketinggalan saat melakoni laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di kandang Tottenham Hotspur,  Wembley, Kamis (8/3/18) dinihari WIB. Sempat tertinggal, Bianconeri akhirnya berbalik unggul dan menang tipis 2-sehingga meloloskan mereka ke babak perempatfinal dengan keunggulan agregat 4-3 setelah pada leg pertama di Turin berakhir imbang 2-2.

Dilansir Detiksport.com, pertandingan berjalan menarik sejak awal. Kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang dalam tempo tinggi. Namun Juventus sedikit tertekan pada babak pertama.

Spurs mengancam gawang Juventus pada menit ketiga. Son yang menusuk dari sisi kiri melewati kawalan Andrea Barzagli dan menembak dari sudut sempit. Tapi, upaya Son ditepis oleh penjaga gawang Juve, Gianluigi Buffon.

Spurs perlahan-lahan memegang kendali permainan dan memaksa Juventus lebih banyak bertahan. Juventus sendiri kesulitan untuk mengembangkan permainan dan serangan-serangan mereka gampang patah sebelum mencapai kotak penalti Spurs. Tuan rumah nyaris memimpin pada menit ke-15. Harry Kane berhasil melewati Giorgio Chiellini dan Buffon, tapi dia gagal menceploskan bola ke gawang kosong karena sudut tembak yang tidak ideal.

Tidak berselang lama, Juventus meminta penalti. Douglas Costa terjatuh di area terlarang setelah ditekel oleh Jan Vertonghen. Tapi, wasit tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran dan memeutuskan melanjutkan pertandingan.

Spurs kemudian punya peluang lewat sundulan Son dan tembakan mendatar Eric Dier. Namun, dua peluang itu mentah di tangan Buffon. Kesempatan berikutnya didapat oleh Dele Alli lewat tembakan jarak jauh. Tapi, percobaan Alli terlalu mudah untuk diantisipasi oleh Buffon. Aksi-aksi Son di sisi kiri benar-benar merepotkan Juventus. Pada menit ke-38, Son nyaris mencetak gol, namun tembakan mendatarnya melenceng tipis.

Son benar-benar menjebol gawang Juventus pada menit berikutnya. Penyerang asal Korea Selatan itu menyambar umpan dari Kieran Trippier dengan tembakan yang tak terlalu kencang. Tapi, Buffon yang sudah terlanjur terjatuh tidak bisa menjangkauny sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Spurs dengan agregat 3-2.

Juventus langsung tersengat setelah kebobolan gol tersebut. Tim tamu berpeluang menyamakan skor lewat Miralem Pjanic, tapi tembakan Pjanic masih meleset dari sasaran. Peluang itu sekaligus menutup jeda babak pertama.

Juventus mencoba meningkatkan intensitas serangannya pada awal babak kedua. Namun, mereka masih saja kesulitan untuk menembus pertahanan Spurs. Dybala punya peluang di menit ke-62 saat bola liar di kotak penalti Spurs mengarah kepadanya. Namun, tembakan voli Dybala masih melebar dari gawang.

Berselang dua menit, Juventus menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Higuain. Gol ini berawal dari umpan silang yang dikirimkan pemain pengganti Stephan Lichtsteiner dari sisi kanan. Sami Khedira menyundul umpan tersebut dan Higuain yang muncul dari belakang membelokkan arah bola untuk mengecoh kiper Hugo Lloris.

Juventus kemudian berbalik memimpin 2-1 setelah Dybala menjebol gawang Spurs pada menit ke-67. Higuain dengan cerdik mengirimkan umpan terobosan yang membelah pertahanan Spurs. Dybala berlari sendirian dan langsung berhadapan dengan Lloris. Dengan tenang, Dybala mengarahkan bola ke sudut yang jauh dari jangkauan kiper Spurs itu.

Setelah unggul, Juventus fokus menjaga pertahanan mereka. Sebaliknya, Spurs langsung menyerang dari berbagai sektor. Mauricio Pochettino memasukkan Erik Lamela dan Fernando Llorente demi menambah daya gedor.

Spurs nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-90 ketika Kane menanduk bola umpan silang Ben Davies. Sundulan Kane tak bisa dijangkau oleh Buffon, tapi bola mengenai tiang gawang dan kemudian disapu oleh Andrea Barzagli. Hingga laga usai, skor 2-1 tetap tidak berubah untuk kemenangan Juventus dan berhak lolos ke babak perempatfinal.

Bek Juve, Giorgio Chiellini mengaku bangga dengan kemenangan “The Old Lady”. Mereka menjaga mimpi untuk mengangkat Si Kuping besar. Dalam tiga musim terakhir, Juve dua kali lolos ke babak final. Sial bagi Juventus di musim 2014/2015 dan 2016/2017, mereka cuma finis sebagai runner-up.

"Kami terus menjaga mimpi ini terus hidup. Bakalan sulit untuk mewujudkannya tapi kami masih di sini dan kami akan sulit untuk dikalahkan," kata Chiellini dikutip BBC.

--- Guche Montero

Komentar