Breaking News
  • 12 parpol lama lolos verifikasi faktual
  • 150 ton bahan narkoba asal China gagal masuk ke Indonesia
  • Eropa murka, siap jawab tantangan perang dagang Donald Trump
  • KM Pinang Jaya tenggelam di Laut Jawa akibat cuaca buruk
  • Presiden Jokowi masih pertimbangan Plt Gubernur dari Polri

KEUANGAN Dampak AS “Shutdown” Rupiah Menguat 21 Jan 2018 15:08

Article image
Transaksi Penukaran Uang Dollar AS di Bank (Foto: Ilustrasi)
“Rupiah menguat 0,27 persen ke level Rp 13.316 per Dollar AS selama sepekan berjalan. Di periode yang sama, kurs tengah Rupiah Bank Indonesia juga menguat 0,23 persen ke level Rp 13.331 per Dollar AS. Secara harian, kurs spot Rupiah terhadap Dollar AS hi

JAKARTA, IndonesiaSatu.co-- Analis PT Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, mengatakan bahwa dalam sepekan ini, Rupiah menguat dengan mengungguli Dollar Amerika Serikat. Penguatan Rupiah didorong oleh pelemahan Dollar AS terhadap mayoritas mata uang major dan emerging market sebagai efek dari kondisi anggaran pemerintah di negara tersebut untuk tahun 2018 yang mengalami “Government Shutdown.”

“Rupiah menguat 0,27 persen ke level Rp 13.316 per Dollar AS selama sepekan berjalan. Di periode yang sama, kurs tengah Rupiah Bank Indonesia juga menguat 0,23 persen ke level Rp 13.331 per Dollar AS. Secara harian, kurs spot Rupiah terhadap Dollar AS hingga penutupan Jumat (19/1/18) juga berhasil menguat 0,23 persen dibandingkan pada perdagangan kemarin. Pun demikian dengan Kurs Rupiah di Bank Indonesia (BI) yang ikut menguat 0,25 persen,” kata Putu dikutip Bloomberg, Sabtu (20/1/18).

Putu menambahkan, Rupiah juga terbantu oleh stabilnya pertumbuhan ekonomi China di level 6,8 persen sehingga diyakini permintaan ekspor dari negara tersebut terhadap Indonesia bakal meningkat dalam bebebrapa waktu ke depan.

“Dari dalam negeri, data ekonomi yang dirilis pemerintah pada pekan ini tergolong positif sehingga mampu mendongkrak nilai tukar Rupiah. Selain itu, larisnya pelaksanaan lelang SUN dan dipertahankannya tingkat suku bunga acuan di level 4,25 persen, juga menjadi katalis positif bagi Rupiah sepanjang pekan ini,” bebernya.

Putu pun memprediksi, isu seputar mandeknya persetujuan anggaran Pemerintah AS masih menjadi sentimen utama yang akan mempengaruhi Rupiah terus menguat selama sepekan ke depan

“Rupiah berpeluang menguat walau secara teknikal terbatas di rentang Rp 13.325-Rp 13.380 per Dollar AS,” tutupnya.

--- Guche Montero

Komentar