Breaking News
  • Divestai Tuntas, Freeport Ganti Status Menjadi IUPK
  • IHSG menguat menyusul akumulasi beli investor asing
  • Jawa Barat diantisipasi dalam Pemilu 2019 karena miliki pemilih paling banyak
  • Libur Natal 2018, 71 Outlet BNI Tetap Beroperasi
  • Menperin: industri tak terdampak tsunami Selat Sunda

REGIONAL Dana Desa akan Terus Dinaikkan, Jokowi: 85 % Masyarakat Desa Puas 04 Jan 2019 15:54

Article image
Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Ist)
Presiden menjelaskan, pada 2015 di seluruh tanah air telah dikucurkan Dana Desa sebesar Rp 20,7 triliun. Tahun berikutnya, 2016 meloncat menjadi Rp 47 triliun. Tahun 2017 menjadi Rp 50 triliun.

TRENGGALEK, IndonesiaSatu.co -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar alokasi anggaran untuk Dana Desa terus dinaikkan. Karena mayoritas masyarakat puas dengan dana desa.

“Bukan karena apa-apa, karena dari hasil survei yang kita lakukan 85% masyarakat puas terhadap pengelolaan Dana Desa, dan bermanfaat bagi masyarakat luas dan bagi desa,” kata Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019, di Alun-alun Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (4/1/2018) siang.

Presiden menjelaskan, pada 2015 di seluruh tanah air telah dikucurkan Dana Desa sebesar Rp20,7 triliun. Tahun berikutnya, 2016 meloncat menjadi Rp47 triliun. Tahun 2017 menjadi Rp50 triliun, 2018 naik lagi menjadi Rp 60 triliun, dan 2019 ini Dana Desa naik menjadi Rp 70 triliun plus Dana Kelurahan Rp 3 triliun, sehingga keseluruhanya mencapai Rp 73 triliun.

“Artinya, sampai kemarin 2018 akhir di Desember sudah Rp 187 triliun yang kita kucurkan kepada desa-desa di seluruh tanah air,” tegas Presiden.

Presiden berpesan agar dalam penggunaan Dana Desa itu, terutama untuk kebutuhan material dalam pembelian barang maupun jasa diusahakan dibeli dari desa tu sendiri. Kalau di desa itu tidak ada beli dari desa tetangga. Kalau tidak ada beli dalam lingkup kecamatan,jangan keluar dari lingkup kecamatan.

“Karena apa,kita ingin dana yang tadi sampai akhir tahun ini beredar terus di desa-desa jangan sampai keluar dari desa itu. Muter terus berputar berputar di desa itu,” tutur Presiden seraya menambahkan, jangan sampai uang Rp 257 triliun yang sudah diserahkan langsung kepada desa kembali kembali lagi ke Jakarta.

--- Redem Kono

Komentar