Breaking News
  • Defisit Lebih Rendah Dari Proyeksi APBN-P 2017
  • Menkeu: investasi tumbuh karena kepercayaan pelaku usaha
  • Penerimaan Bea Cukai hingga November Rp130,1 triliun
  • Presiden Jokowi setuju pendiri HMI jadi Pahlawan Nasional

BOLA Daya Magis Messi, Patahkan Kutukan 13 Oct 2017 10:33

Article image
Bintang dan kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. (Foto: Skysports.com)
Kemenangan Argentina atas Ekuador selain memastikan satu tiket lolos ke Rusia, sekaligus mematahkan kutukan La Albiceleste selama 16 tahun.

QUITO, IndonesiaSatu.co -- Bintang Barcelona dan kapten Timnas Argentina, Lionel Messi kembali memperlihatkan daya magisnya saat menyelamatkan "tim Tango" dari posisi paling sulit menuju putaran final Piala Dunia yang dihelat di Rusia pada 2018 mendatang.

Bertandang ke markas Ekuador di Estadio Olimpico Atahualpa, Quito, Rabu (11/10/2017) pagi WIB, Argentina yang datang dengan misi harus menang di laga pamungkas babak penyisihan ini, juga dihantui  "kutukan" belum pernah menang di Quito, kandang Ekuador sejak 2001.

Skuat besutan Jorge Sampaoli yang terancam absen tampil di Piala Dunia 2018 karena terlempar ke posisi enam klasemen, membutuhkan keajaiban agar bisa lolos otomatis atau minimal lewat jalur play-off.

Tampil di hadapan pendukung tuan rumah, La Albiceleste yang turun dengan formasi 3-4-2-1 justru kebobolan di menit awal pertandingan lewat gol cepat Romario Ibarra. Ritme permainan Argentina mulai bangkit berkat daya magis Messi.

Pemenang lima trofi Ballon D'or berusia 30 tahun itu berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-12 usai melakukan kerja sama dengan Angel Di Maria.

Pemain berjuluk La Pulga (si kutu) ini kembali mencetak gol kedua bagi Argentina, tujuh menit berselang sehingga Argentina balik memimpin dengan skor 2-1 atas tuan rumah.

Messi lagi-lagi menunjukkan kelasnya sebagai sang superstar setelah mencetak hat-ttick pada menit ke-62. Trigol Messi berhasil memantapkan kemenangan Argentina sekaligus merebut satu tiket Piala Dunia 2018 bersama Brasil, Uruguay dan Kolombia mewakili zona CONMEBOL (Amerika Selatan)

Messi pecahkan rekor

Kemenangan Argentina atas Ekuador selain memastikan satu tiket lolos ke Rusia, sekaligus mematahkan kutukan La Albiceleste selama 16 tahun. Sejak tahun 2001, Argentina belum pernah menang saat berlaga di Quito, stadion kebanggaan Ekuador.

Dengan keikutsertaan pada Piala Dunia 2018 mendatang, tim Argentina tercatat sudah 12 kali secara beruntun mengikuti putaran final Piala Dunia.

Sementara berkat tri golnya, Lionel Messi membuat rekor sebagai pemain pertama yang mampu menembus kisaran 20 gol dalam fase kualifikasi zona Amerika Selatan.

Berkat daya magisnya, Messi akhirnya menjawab keraguan publik Argentina yang terancam absen di Piala Dunia setelah terakhir terjadi pada tahun 1970. Sihir Messi lewat hat-trick yang semuanya dicetak dengan kaki kiri sebagai senjata andalannya menjadi penutup yang manis di laga pamungkas babak kualifikasi sekaligus awal kebangkitan bagi tim Argentina menatap Piala Dunia 2018 mendatang.

 

--- Guche Montero

Komentar